TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menilik Kinerja dan Produk Unggulan PT BPR BKK Kendal

Editor
15 June 2021 | 08:39
rubrik: BUMD, Event
Menilik Kinerja dan Produk Unggulan PT BPR BKK Kendal

Jakarta, TopBusiness – Sebelum akhirnya menjadi PT BPR BKK Kendal (Perseroda), bank perkreditan rakyat milik Kabupaten Kendal ini sempat mengalami beberapa perubahan badan hukum mulai dari Badan Kredit Kecamatan (1970), lalu berubah lagi menjadi PD BPR BKK BOJA (2007), dan di tahun 2012 kembali berubah menjadi PD BPR BKK Kendal.

Dipimpin oleh Akhmad Mundolin sebagai Direktur Utama, PT BPR BKK Kendal mengusung visi untuk menjadi bank yang sehat dan prima dalam pelayanan. Visi yang terdengar singkat itu, menurut Akhmad Mundolin mempunyai makna yang padat. “Karena yang kami sasar adalah bagaimana bank ini sehat, kemudian prima dalam layanan,” tandasnya.

Sementara untuk mewujudkan visinya, Akhmad Mundolin mengungkap sejumlah misi perusahaan. ”Yang pertama, memberikan pelayanan yang cepat dan akurat kepada nasabah. Jadi kita ada pelayanan tidak pakai lama. (Kedua) membantu  pengembangan usaha kecil dan mikro. Ini sesuai dengan misi keberadaan BUMD utamanya BUMD keuangan BPR dan BKK. Kemudian yang ketiga, berupaya menyediakan produk jasa yang sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Kinerja

Bicara soal kinerja perusahaan, Akhmad Mundolin mengungkap sejumlah capaian perusahaan di tahun 2020 yang diperbandingkan dengan tahun sebelumnya (2019). Misalnya dari sisi asset, Mundolin mengatakan bahwa meski dalam kondisi pandemi, asset perusahaan tetap mengalami pertumbuhan. Bila di tahun 2019 aset perusahaan ada di angka Rp312.091.961.000, di tahun 2020 tumbuh menjadi Rp337.854.442.000 atau tumbuh sebesar 8,25%.

Pun dari sisi kredit, di 2019 outstanding-nya itu Rp 199.733.496.000, menjadi Rp 203.597.168.000 di tahun 2020 tumbuh 1,93% (hampir 2%). Selanjutnya tabungan, yang juga disebut mengalami pertumbuhan dari Rp 197.416.967.000 (2019) menjadi Rp 209.218.129.000 di tahun 2020 atau tumbuh sebesar 5,98%.

BACA JUGA:   Tiga Tahun Pandemi, Kinerja BPR BDG Makin Top

Komponen lain seperti deposito dan pendapatan juga mengalami pertumbuhan. Untuk deposito dari Rp70.704.250.000 (2019) menjadi Rp82.007.300.000 atau tumbuh sebesar 15,99%. Adapun pendapatan mengalami pertumbuhan di 2019 Rp48.338.463.000 menjadi Rp48.852.277.000 di 2020 atau tumbuh 1,06% karena ada pengaruh pandemi Covid-19.

Berbeda dengan sejumlah komponen yang telah disebut, PT BPR BKK Kendal justru mengalami penurunan dari sisi biaya.

“Kalau biaya ada penurunan ini berarti ada efisiensi di perusahaan kami, utamanya karena memang pandemi ini kegiatan-kegiatan kita di luar kantor ini masih sangat dibatasi, kegiatan pelatihan juga dibatasi. Jadi, biaya kita dari tahun 2019 Rp 37.937.448.000 turun menjadi Rp 37.014.066.000,” jelas Mundolin.

Kemudian dari sisi laba, Mundolin menyatakan karena adanya efisiensi, meskipun pendapatan tumbuhnya sedikit, biaya ada efisiensi sehingga laba perusahaan tetap tercapai. “Laba kita tumbuh dari Rp7.852.576.000 (2019) menjadi Rp9.219.742.000 (2020) atau tumbuh 17,41%,” tandasnya.

Lebih lanjut Mundolin dalam paparannya juga mengungkap kinerja keuangan dan kontribusi perusahaan selama lima tahun terakhir. Secara umum kinerja perusahaan selama lima tahun terakhir, yakni dari 2015-2020 mengalami peningkatan. Hal itu juga terlihat dari deviden yang disumbangkan perusahaan, baik untuk Pemerintan Provinsi Jawa Tengah maupun Kabupaten Kendal.

”Jadi, kami bacakan dari kontribusi devidennya saja yang terpenting, karena ini kaitannya dengan peran serta PAD kita. Dari 2015, kita memberikan deviden untuk pemprov Jateng Rp1,5 miliar kemudian untuk kabupaten Rp 1,4 miliar. Kemudian untuk tahun 2016 itu kontribusinya Rp1,69 miliar dan kabupaten Rp1,548 miliar. Itu seterusnya sampai tahun 2019 ke 2020 ini tetap selalu mengalami pertumbuhan dalam kontribusi devidennya. Jadi, di tahun 2020 ini kami memberikan kontribusi deviden kepada provinsi Jawa Tengah Rp 3.000.160.000 kemudian yang kabupaten Rp 2.070.698.000,” tandas Mundolin.

BACA JUGA:   Ini Strategi BPR Syariah Magetan Adang Rentenir

Selain itu, Mundolin juga memaparkan sejumlah rasio keuangan, seperti CAR (33,30%), modal Inti (32,02%), KAP (5,73%), PPAP terhadap PPAPWD (100%), NPL (Gros 8,23%, Netto 5,73%), Kredit terhadap Total Aset Produktif (44,75%), ROA (3,69%), NIM (9,09%), BOPO (71,76%), Cash Ratio (34,55%), LDR (61,84%), dan kredit UMKM terhadap total kredit (7,95%). Nah, dari rasio-rasio yang tercatat tersebut  perusahaan memilik tingkat kesehatan yang baik (sehat).

Produk Unggulan

Sejatinya, sebagai sebuah bank perkreditan, PT BPR BKK Kendal memiliki sejumlah produk kredit. Namun, ada satu produk perusahaan yang disebut sebagai produk unggulan yang dimiliki, yakni Kredit BKK Air.

“Nah, ini yang akan nanti menjadi program unggulan kami, terkait dengan kredit BKK Air ini. Di kami PT BPR BKK Kendal sampai ada kunjungan Matt Damon ke tempat kami gara-gara Kredit BKK Air ini. Jadi, kami sampaikan bahwa ada produk kredit unggulan di BPR BKK Kendal, terkait dengan air dan sanitasi,” kata Mundolin.

Ada tiga jenis kredit yang masuk dalam Kredit BKK Air. Pertama adalah ada kredit pembiayaan SPAM yang peruntukan untuk kelompok SPAM. “Jadi kreditnya kelompok maksimal Rp50 juta, kalau sekarang sudah berkembang sampai Rp 250 juta,” ungkap Mundolin.

Selanjutnya ada kredit toilet atau kredit jamban sehat yang pengerjaannya melibatkan banyak pihak, ada dinas kesehatan, ada puskesmas, ada wirausaha sanitasi.

Jenis kredit BKK Air lainnya adalah adalah pemberian kredit untuk sambungan air rumah tangga. Kredit ini dilakukan melalui kerja sama dengan PDAM dan juga dengan SPAM itu sendiri. “Jadi, yang kredit BKK Air ini kami kebetulan sebagai ketua forum BPR BKK Jawa Tengah, ini dulunya hanya Purwodadi dan Kendal, tapi sekarang sudah direflikasi di tiga belas kabupaten,” jelas Mundolin.

BACA JUGA:   PDAM Tirta Handayani, Terus Berkembang dan Tekad Akhiri Tagline ‘Kekeringan di Gunung Kidul’

Sebagaimana disebutkan selain Kredit BKK Air, PT BPR BKK Kendal memiliki sejumlah produk lainnya, yaitu Kredit Pegawa, Kredit Perdagangan, Kredit UMKM, Kredit Pendidikan, Kredit Program Usaha Mikro, Kredit Jamban, dan Kredit Umum.

Penulis: Fauzi 

Tags: BPR BKK KendalTOP BUMD Awards 2021
Previous Post

IHSG Berpotensi Bangkit

Next Post

Saham Pilihan Hari Ini: Adaro dan Lain-lain

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR