TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bandara Jenderal Besar Soedirman Garapan Hutama Karya Siap Beroperasi

Albarsyah
16 June 2021 | 17:13
rubrik: Business Info
Laba Bersih Hutama Karya Semester I Naik 79,81 Persen

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Pada Jumat (11/6) kemarin, Presiden RI Joko Widodo beserta jajarannya mendarat  dengan pesawat khusus, ATR 72-600, di Bandara Jenderal Besar Soedirman, Kabupaten Purbalingga,  Jawa Tengah.

Kehadiran Presiden Joko Widodo di Purbalingga bertujuan untuk meninjau operasional  bandara yang baru saja beroperasi pada Kamis (3/6) lalu.

Tentunya ini menjadi hari yang sangat bersejarah bagi masyarakat Kabupaten Purbalingga karena  mimpi panjang untuk memiliki bandara komersial akhirnya dapat terwujud. Pada kunjungan tersebut  turut hadir Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, dan  mewakili PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) yakni Direktur Operasi I, Novias Nurendra.

Dalam kunjungan kerjanya ini, Jokowi mengapresiasi kinerja kontraktor atas rampungnya bandara  komersil pertama di Kabupaten yang terkenal dengan tempe mendoannya. “Saya berharap dengan  adanya bandara ini dapat memudahkan mobilitas masyarakat sehingga dapat mengakomodir  peningkatan arus barang dan jasa lebih baik kedepannya,’’ ujar Jokowi.

Pada pendaratan perdana Kamis (3/6) lalu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo juga menyampaikan rasa  bangganya atas rampungnya bandara ini. “Dengan adanya bandara ini seperti the dream comes true, karena sejak saya masih menjadi anggota DPR RI, sejak Pak Triono menjadi bupati, ada lima bupati  yang mendukung untuk pembangunan Bandara ini dan akhirnya sejarah panjang itu terwujud hari ini,  saya bisa menyaksikan langsung pendaratan perdana,” ujar Ganjar dalam sambutannya. Lebih lanjut ia  mengajak kepada segenap masyarakat untuk dapat memakmurkan Bandara JB Soedirman ini agar  manfaatnya bisa dirasakan bersama. Lebih jauh, bandara ini diharapkan dapat menjadi pembangkit  perekonomian, khususnya di Jawa Tengah bagian barat selatan. 

Suksesnya pendaratan perdana di Bandara JB Soedirman ini tentunya tak lepas dari peran Hutama  Karya selaku kontraktor dalam proyek ini yang bekerja sama dengan PT Nur Straits Engineering.  Direktur Operasi I Hutama Karya Novias Nurendra mengatakan bahwa dalam pengerjaan proyek ini  Hutama Karya mengerjakan Runway 1.600 m x 30 m (flexible) sebagai landasan pacu, Taxiway 70  m x 13 m (flexible) sebagai jalan penghubung antara Runway ke Apron dan Apron 100 m x 76 m  (flexible) yang digunakan sebagai tempat parkir pesawat terbang serta sarana pendukung lainnya. 

BACA JUGA:   Ipot Incar 30 Persen Tambahan Investor Baru Tahun Ini

Flexible yang dimaksud disini adalah finishing struktur atas menggunakan hotmix AC-BC tebal 6 cm  dan AC-WC tebal 4 cm. “Kami telah memulai pembangunan bandara ini sejak tahun 2019 lalu. Meski  dalam perjalanan pembangunannya dihadapkan dengan pandemi Covid-19, namun atas komitmen dan  kerja cerdas Insan Hutama Karya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di lingkungan proyek,  pembangunan Bandara JB Soedirman dapat rampung sesuai target,” ujar Novias dalam keterangan resmi kepada Top Business.id.

Hutama Karya berkomitmen untuk terus memberikan deliverable yang baik untuk menjaga  kepercayaan owner dan stakeholder atas proyek-proyek jasa konstruksi yang dikerjakan oleh  perusahaan. Adapun inovasi yang digunakan dalam pembangunan proyek ini adalah perubahan  perbaikan tanah dasar yang mulanya vertical drain ke teknik Kolom Grout Modular (KGM) yang  bertujuan agar memperkuat modulus kekakuan asli tanah dan mempercepat proses kelanjutan pekerjaan  struktur atas tanah yang terdiri dari sirtu 40 cm, aggregate A 25 cm, AC-BC 6 cm & AC-WC 4 cm.

“Hadirnya Bandara JB Soedirman garapan Hutama Karya ini diharapkan tidak hanya mempermudah  mobilitas masyarakat, tetapi juga dapat mengakomodir peningkatan arus barang dan jasa lebih baik,” tutup Novias Nurendra, Direktur Operasi I Hutama Karya.

Previous Post

Setoran Hulu Migas Rp 78,2 Triliun, Lebih Tinggi dari Target

Next Post

Tetap Tumbuh di Tengah Pandemi, Ini Strategi Jitu Bank Kalsel

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR