Jakarta, TopBusiness—Belanja iklan produk keuangan seperti penawaran investasi, naik saat Covid-19. Sedari kuartal pertama sampai kuartal keempat 2020, belanja iklan produk tersebut naik dari Rp799 miliar menjadi Rp1,46 triliun.
Hal tersebut dikatakan oleh Direktur Eksekutif Media Nielsen Indonesia, Hellen Katherina, hari ini dalam paparan hasil survei, yang berlangsungnya secaranya virtualnya.
Hellen menjelaskan bahwa Covid-19 membuat sebagian konsumen menjadikan berinvestasi dan menabung, sebagai salah satu hal prioritas.
“Dari survei kami secara online yang diadakan April 2021 di 11 kota besar, kecenderungan tersebut sangat tinggi pada usia 20 sampai 30 tahun,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa dari total responden survei itu, sebanyak 53% beranggapan bahwa masa Covid-19 adalah saat tepat untuk berinvestasi. Sementara itu, 78% dari total responden survei, menjadikan menabung sebagai hal yang prioritas.
Kemudian, Hellen menjelaskan bahwa walau 76% responden mengatakan masih WFH (work from home) dan sekolah/kuliah dari rumah, persentase yang sudah beraktivitas di luar rumah, tinggi. “Yakni mencapai 70% untuk mereka yang sudah berkumpul dengan teman, saudara, dan lain-lain.”
Kemudian, persentase yang sudah makan di restoran mencapai 51%. Adapun yang sudah berjalan-jalan ke pusat belanja sebanyak 51%.
“Dari survei online dengan responden kelas ekonomi menengah ke atas tersebut, dapat disimpulkan bahwa level keyakinan konsumen, sudah tinggi,” katanya dianya.
