Jakarta, TopBusiness – PDAM Kabupaten Gorontalo tengah menyasar pada hasil peningkatan kinerja sebagaimana yang ditentukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan atau BPKP. Dan indikasi awal sudah nyata, menyusul manajemen mendapatkan informasi bahwa kinerja perusahaan masuk kategori sehat untuk tahun buku 2020.
“Adapun program saya, kemarin tahun 2020 yaitu pertama misi saya itu adalah menyehatkan PDAM. Yang kemarin, kurang sehat, walaupun hasil resminya dari BPKP belum ada, tapi segelintir yang saya dengar. Alhamdulillah, PDAM Kabupaten Gorontalo mendapat poin 2,83 yang artinya masuk dalam kategori sehat,” kata Direktur PDAM Kabupaten Gorontalo, Rivo Hiola, dihadapan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2021 yang berlangsung secara daring melalui aplikasi zoom meeting, di Jakarta, Kamis (17/06/2021).
Sebelumnya, PDAM tahun buku 2019 masih dinyatakan kurang sehat, sesuai hasil audit kinerja BPKP perwakilan Kabupaten Gorontalo.
Atas adanya indikasi bahwa kinerja perusahaan dinyatakan berkategori sehat, maka perusahaan daerah milik Pemda Kab. Gorontalo tersebut telah mencapai target pencapaian kinerja. “PDAM diharapkan secepatnya berkinerja sehat dan dapat memberi sumbangsih pada Pendapatan Asli Daerah,” kata Rivo.
Setelah manajemen mampu meraih predikat berkinerja sehat, maka potensi pemberian dividen kepada pemerintah daerah dalam bentuk pendapatan asli daerah atau PAD menjadi sebuah keniscayaan.
“Kita masuk misi kita yang pertama. Ini misi kita yang pertama meningkatkan layanan air minum, kemudian meningkatkan air minum untuk kesehatan masyarakat. Itu insya Allah itu saya akan menambah tingkat layanan di tahun 2021 ini, kemudian meningkatkan pendapatan. Kalau sudah dari BPKP menyatakan PDAM saya secara resmi sehat, Insya Allah maka saya akan memberikan PAD ke pemerintah daerah,” ungkap Rivo.
Walaupun diakui dia bahwa kategori sehat belum dapat dipublikasikan secara resmi, namun dapat dipastikan beberapa indikator pendukung menunjukkan nilai positif.
“Kinerja tahun 2020, mohon maaf kami belum dapatkan secara resmi. Cuma ada beberapa hal yang secara penilaian yaitu positif. Yaitu pertama, berupa peningkatan tagihan pelanggan. Insya Allah kurang lebih ada kenaikkan yang kemarin baru sekitar 60-an persen. Ini katanya dari BPKP sudah sampai 90 persen,” kata dia.
Selanjutnya dia mengungkapkan, kemudian yang tadi kurang sehat poinnya 2,55. “Alhamdulillah itu sudah kami 2,83. Itu sudah masuk kategori sehat,” ujar dia.
Sebagaimana diketahui, manajemen PDAM Kabupaten Gorontalo ditargetkan untuk secepatnya berkinerja sehat dan dapat memberikan sumbangsih pada PAD. Selanjutnya, PDAM ditugaskan untuk memenuhi standar pelayanan minimal atas air bersih untuk masyarakat.
Dia menambahkan, pihaknya kini tengah menanti hasil dari penilaian tim independen terkait standar layanan minimum. “Cuma sekarang kami masih ada konsultan independen yang ditugaskan untuk menilai standar layanan minimum. Jadi ada konsultan independen yang sedang terjun ke lapangan untuk menilai standar layanan minimum kami. Insya Allah mungkin bulan depan bisa kami dapatkan hasilnya,” pungkas dia.
