TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Covid Melonjak, Ekonomi 2021 Diprediksi Tetap Tumbuh 4,5-5,3 Persen

Nurdian Akhmad
23 June 2021 | 13:49
rubrik: Ekonomi
FOTO – Pemerintah Bebaskan Impor Bawang Putih

Aktivitas perdagangan di Pasar Kebayoran Baru. (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tetap optimistis target pertumbuhan ekonomi 4,5-5,3 persen di tahun ini bisa tercapai.

Tapi itu syaratnya adalah pengendalian covid-19 bisa dilakukan, didukung oleh program vaksinasi serta program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Keseluruhan kalau kita bisa kendalikan covid dan tidak persisten peningkatannya, kemungkinan yang kami targetkan dan lembaga internasional targetkan bisa tercapai pertumbuhannya. Setidaknya di kisaran 4,5-5,3 persen di 2021,” kata Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir dalam webinar di Jakarta, Rabu (23/6/2021).

Iskandar juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal II-2021 masih bisa tumbuh di atas tujuh persen. Meskipun ekonomi diprediksi tidak bisa mencapai titik tertinggi pertumbuhan 8,3 persen sebagaimana proyeksi sebelumnya.

Menurut Iskandar, kenaikan kasus covid-19 memang menekan laju pertumbuhan ekonomi. Padahal sebelumnya ekonomi kuartal II diprediksi tumbuh 7,1 sampai 8,3 persen.

 “Pemerintah perkirakan bisa tumbuh 7,1 sampai 8,3 persen di kuartal II. Dengan adanya tekanan baru kemungkinan untuk capai titik teratasnya agak sulit, mungkin titik tengah kuartal II,” kata dia dalam webinar.

Sementara untuk tahun depan, kata Iskandar, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,2-5,8 persen. Pengendalian covid dan vaksinasi yang masih berlanjut akan menjadi kunci untuk mencapai target tersebut. “Seiring dengan vaksinasi dan pengendalian covid, serta implementasi Undang-Undang Cipta Kerja, OSS mulai bisa dieksekusi dan operasional penuh pada Juli, maka kami harapkan dampak ke pertumbuhan ekonomi di 2022 bisa mencapai 5,2-5,8 persen,” ucap dia.

BACA JUGA:   Inilah Tantangan Besar RI Mencapai Pertumbuhan Ekonomi 5,1-5,2%
Tags: pertumbuhan ekonomi
Previous Post

Hutama Karya Cetak Enterpreneur Muda Berbasiskan Aquaponic Greenhouse

Next Post

Jaga Manajemen Mutu di Masa Pandemi, SMF Kantongi Sertifikasi ISO 9001:2015

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR