TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank Sumut Tetap Utamakan Kredit Produktif

Achmad Adhito
25 June 2021 | 17:50
rubrik: BUMD
Bank Sumut Tetap Utamakan Kredit Produktif

Bank Sumut Setelah Presentasi dalam Top BUMD Awards 2021 (AMN)

Jakarta, TopBusiness—Bank Sumut dalam penyaluran kredit tetap mengutamakan kredit produktif. Itu khususnya ke sektor riil.

“40% dari total kredit yang kami kucurkan adalah kredit produktif. Jadi, kredit tersebut dominan,” kata Direktur Kepatuhan Bank Sumut, Eksir, dari Medan, saat presentasi untuk Dewan Juri Top BUMD Awards 2021 yang digelar Majalah TopBusiness melalui jaringan internet.

Eksir pun memaparkan sejumlah bentuk kontribusi yang diberikan Bank Sumut dalam perekonomian daerah. Satu contoh untuk hal tersebut adalah dalam bentuk setoran dividen ke pemerintah daerah.

Dividen laba tersebut nilainya per tahun di kisaran Rp300 miliar. Kemudian, Bank Sumut juga memberdayakan masyarakat melalui program CSR (corporate social responsibility) dengan nilai per tahun pada kisaran Rp30 miliar.

“Juga, Bank Sumut memberikan ruang bagi pelaku usaha termasuk UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) untuk menjadi vendor atau rekanan. Jadi, kami harus menjadi partner pemerintah daerah dalam mendorong perekonomian,” Eksir menjelaskan.

Bank Sumut pun, Eksir mengimbuhkan, terus berupaya mendorong literasi keuangan. Dalam hal ini, Bank Sumut berupaya membuka akses ke perbankan untuk seluruh lapisan masyarakat.

Saat masa Covid-19, Bank Sumut menggelar sejumlah strategi menanggulangi. Satu di antara itu yakni dengan mendorong agar transaksi non-tunai lebih banyak. Hal tersebut untuk meminimalkan potensi penyebaran virus corona.

Eksir mengutamakan bahw a Bank Sumut memberikan pelatihan untuk pebisnis rintisan (start up). “Maka, dari situ, ada peluang munculnya wirausahawan baru saat Covid-19.”

Bank Sumut tetap membuka peluang karir untuk karyawan baru saat masa Covid-19. “Sudah tentu bahwa perekrutan karyawan baru, disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Bank Sumut,” katanya.

Di kesempatan presentasi yang sama, Kepala Divisi Dana dan Jasa Bank Sumut Budi Anshari menjelaskan sejumlah hal. Antara lain tentang kinerja bank tersebut untuk tahun 2020. Laba bersih tahun 2020 di Rp514,62 miliar. Angka ini lebih rendah daripada di tahun 2019 yang Rp544,75 miliar.

BACA JUGA:   Kinerja Positif, Laba Bersih Bank Wonosobo Lampaui Target

“Sebenarnya, untuk laba kotor, kami mendapatkan kenaikan untuk tahun 2020. Namun, lantas laba bersih turun karena harus ada CKPN (cadangan kerugian penurunan nilai) terkait dampak Covid-19,” Budi berkata.

DPK (dana pihak ketiga) pada tahun 2020 di angka Rp26,94 triliun. Itu lebih tinggi daripada di tahun 2019 yang senilai Rp25,17 triliun.

NPL (nonperforming loan) net untuk tahun 2020, di 2,24%. Sedangkan NPL gross di 3,54%. “Tahun 2020, kami mengucurkan kredit UMKM senilai Rp8,05 triliun,” kata Budi.

Tags: bank sumutTOP BUMD Awards 2021
Previous Post

Kemenperin-Asosiasi Gas Upayakan Oksigen Pasien Covid Cukup

Next Post

Perumda PAU Pedaringan Kembangkan SRG

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR