Jakarta, TopBusiness – PT BPR Bank Wonosobo (Perseroda) merupakan Badan Usaha Milik Daerah Kabupaten Wonosobo. Berdiri pada tahun 1981, Bank Wonosobo berkomitmen menjadi BPR terbaik dan membanggakan. Terbaik dalam arti memiliki kinerja terbaik diantara BPR yang ada. Selain itu, Bank Wonosobo juga berusaha menambah pendapatan pemerintah daerah serta serta berupaya memberantas lintah darat atau pelepas uang yang beroperasi terutama di pasar-pasar.
“Kami berkomitmen menjadikan Bank Wonosobo sebagai pelaksana program Pemerintah Daerah, meningkatkan pertumbuhan deviden serta memiliki layanan berbasis teknologi,” ujar Nani Tri Astuti selaku Direktur Utama PT BPR Bank Wonosobo (Perseroda) saat presentasi penjurian TOP BUMD Awards 2024 secara online oleh Majalah Top Business, Kamis (15/2/2024).
Dalam paparanya, Nani menjelaskan kinerja Bank Wonosobo cukup membanggakan. Kinerja positif Bank Wonosobo terlihat pada kinerja keuangan yang terus meningkat tiap tahunnya. Tercatat pada tahun 2022 laba bersih Bank Wonosobo mencapai Rp. 5.747.940.023 atau melampaui target 103.45% yang sebelumnya ditargetkan Rp. 5.556.166.410 dan pada tahun 2023 laba bersih Bank Wonosobo mencapai Rp. 6.972.615.618 yang sebelumnya ditargetkan Rp. 6.725.522.864.
Nani menambahkan, ia bersama tim berusaha meningkatkan reputasi dan menjadikan Bank Wonosobo sebagai pilihan utama sehingga menjadi mitra masyarakat Wonosobo dan sekitarnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, banyak hal yang telah dilakukan Bank Wonosobo, diantaranya Pengembangan SDM dengan meningkatkan kuantitas yang baik melalui pendidikan dan pelatihan serta pendayagunaan SDM sebagai Asset perusahaan yang mengarah ke peningkatan produktivitas kerja dan pengendalian risiko karyawan dalam proses kerja.
“Selain itu Bank Wonosobo juga meningkatkan teknologi penunjang bisnis bank seperti menyediakan absensi online kepada karyawan meliputi jam masuk jam pulang, waktu istirahat dan data kunjungan kepada nasabah setiap hari, serta pemberian tugas melalui web absensi,” terang Nani.
Editor: Nurdian
