Jakarta, TopBusiness – Kinerja kinclong PDAM Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara memang sudah tidak diragukan lagi.
Berbagai capaian dalam tata kelola perusahaan semakin apik, juga layanan kepada konsumen semakin meningkat dari bisnis air sebab sudah menerapkan layanan ungulan dengan digitalisasi bermuatan teknologi informasi computer (TIK) dalam manajerial, operasional dalam jaringan pemipaan teknik dan non teknikal.
Selain, tagihan air kepada konsumen dan pelayanan pelangan baru dan juga keluhan pelangan sudah ditangani secara online. Ini sebuah lompatan besar bagi perusahaan daerah kebangaan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara ini.
Kinerja capaian penghasilan yang ditorehkan BUMD tahun 2019 berhasil membukukan pendapatn sebesar Rp 22,674 miliar, sementara hasil capaian 2020 sedikit mengalami penurunan dari tahun 2019, capain penghasilan 2020 sebesar Rp 21,907 miliar, penurunan pendapatan ini terkait dengan covid-19 yang telah mengakibatkannya.
Kinerja kinclong perusahaan air pemipaan milik Kabupaten Nunukan ini tetap memberikan layanan terbaik bagi seluruh masyarakat se-Kabupaten Nunukan, bahkan hingga mencapai daearah perbatasan dengan negeri Jiran-Malaysia, dan daearah terluar serta tertinggal.
Program penyediaan air bersih untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terus menjadi prioritas bagi Pemerintahan Kabupaten dan langsung dieksekusi PDAM Nunukan. Program MBR tahun 2020 sebanyak 1.000 sambungan rumah (SR), dan untuk tahun 2021 ini akan disambungan sebanyak 500 SR.
Sementara itu dalam rangka program MBR, PDAM Nunukan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBD Kabupaten Nunukan, tahun 2020 mendapatkan dari sebesar Rp 3 miliar dan tahun 2021 kucuran dana DAK sebsesar Rp 1,5 miliar.
Untuk tahun 2021 ada 4 kecamatan di daearah perbatasan, terluar dan termiskin yang tersebar di kecamatan Nunukan, nunukan selatan, Sebatik Utara, sebatik timur, dan juga ada penambahan jaringan pipa sepanjang 7 kilometer.
Ditegaskan Direktur Utama PDAM Nunukan. “Kami akan menjadikan perusahaan daerah yang memberikan kebermanfaatan besar bagi seluruh masyarakat, serta seluruh stake holder”, tegas Masdi kepada tim Dewan Juri TOP BUMD 2021 melalui jaringan zoom antara Jakarta dan Nunukan.
Foto: pdamnunukan.co.id
