Jakarta, TopBusiness – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Lawu Kabupatena Karanganyar tetap memberi kontribusi positif terhadap pembangunan daerah meski pandemi tengah melanda. Hal ini terlihat dari capaian kontribusi terhadap pemerintah sebanyak Rp 6,49 miliar terdiri atas yang terdiri atas Pemerintah pusat sejumlah Rp 3,31 miliar dan Pemerintah Daerah Rp 3,18 miliar.
“Kontribusi PUDAM Tirta Lawu Kabupaten Karanganyar Tahun 2020 kepada Pemerintah sebesar Rp 6,49 miliar,” kata Budi Hartono, SH selaku Kepala Litbang PUDAM Tirta Lawu Kabupaten Karanganyar saat sesi penjurian secara online dalam ajang TOP BUMD Awards 2021 oleh Majalah TopBusiness, Rabu (30/06/2021).
Kinerja positif ini sejalan dengan misi PUDAM Tirta Lawu Kabupaten Karanganyar yang berkomitmen untuk memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah. Selain itu, PUDAM Tirta Lawu Kabupaten Karanganyar juga memberikan diskon tagihan rekening kepada para pelanggan yang terdampak akibat Covid-19.
“Berdasarkan surat keputusan Bupati Karanganyar nomor: 690/615 tahun 2020 tanggal 1 April 2020 memberikan diskon 50% kepada pelanggan kategori sosial umum, sosial khusus, rumah tangga 1, rumah tangga 2 dan rumah tangga 3 untuk tagihan rekening periode bulan april dan mei 2020 dengan total nilai Rp 3,61 miliar,” terang Budi Hartono.
Tak sampai disitu, PUDAM Tirta Lawu Kabupaten Karanganyar juga memiliki sejumlah strategis bisnis dalam masa pandemi, seperti;
- Pembayaran dilakukan dengan non tunai dengan melalui: BNI, Bank Jateng, Traveloka, Tokopedia, Bukalapak, Fortuna, Shopee Pay, Indomaret, Gojek Dan Kantor Pos.
- Meningkatkan efiktifitas penagihan. Efektifitas penagihan piutang tahun 2020 meningkat menjadi 99,41% dibandingkan tahun 2019 sebesar 97,45%.
- Peningkatan pemasangan baru dengan program mbr, dan diskon.
“Seperti diketahui, peningkatan penambahan sambungan rumah pada tahun 2019 sejumlah 3.019 menjadi 4,258 pada tahun 2020 dengan pembangunan jaringan transmisi sepanjang 322 meter dan jaringan distribusi sepanjang 56.411 meter senilai Rp 1,82 miliar,” jelas terang Budi Hartono.
Penulis: Mi’roji
