Jakarta, TopBusiness – Pemerintah sudah resmi memberlakukan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat guna menekan laju penyebaran COVID-19 di Indonesia mulai hari ini, Sabtu 3 Juli 2021 hingga 20 Juli 2021 nanti.
Namun ternyata dalam menyambut pemberlakukan PPKM itu, perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih terlihat positif.
Menurut data BEI yang diterima media, Sabtu (3/7/2021) ini, data perdagangan BEI selama sepekan mayoritas ditutup dalam kategori positif.
Untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini masih ditutup pada level psikologis 6.000, atau lebih tepatnya berada pada posisi 6.023,008 mengalami peningkatan 0,01 persen dari 6.022,399 pada pekan sebelumnya.
“Meski pekan ini ditetapkan sebagai PPKM Darurat guna menekan laju penyebaran COVID-19 di Indonesia, IHSG masih ditutup positif ke posisi 6.023,008 atau mengalami peningkatan 0,01 persen dari 6.022,399 pada pekan sebelumnya,” jelas Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono.
Sementara peningkatan tertinggi pada pekan ini terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa. Untuk hal ini mengalami peningkatan sebesar 4,18 persen menjadi 19,346 miliar saham dari 18,570 miliar saham selama sepekan yang lalu.
“Kemudian rata-rata frekuensi harian bursa selama sepekan juga mengalami peningkatan sebesar 0,61 persen menjadi 1.163.664 transaksi dari 1.156.570 transaksi pada penutupan pekan sebelumnya,” tutur dia.
Untuk kapitalisasi pasar selama sepekan turut meningkat sebesar 0,38 persen menjadi Rp7.154,948 triliun dari Rp7.128,143 triliun dari pekan sebelumnya.
“Hanya perubaha terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian Bursa, yaitu mengalami koreksi sebesar 0,23 persen menjadi Rp11,365 triliun dari Rp11,391 triliun pada pekan sebelumnya,” ujarnya.
Adapun untk investor asing pada Jumat (2/7/2021) kemarin mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp257,73 miliar. Sedangkan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp16,287 triliun.
FOTO: Rendy MR
