TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pelayanan Jemput Bola ala BPR Surya Artha Utama

Agus Haryanto
6 July 2021 | 07:45
rubrik: Event
Pelayanan Jemput Bola ala BPR Surya Artha Utama

Jakarta, TopBusiness – PT BPR Surya Artha Utama mempunyai strategi bisnis, salah satunya pelayanan jemput bola. Itu dilakukan perseroan guna memperkenalkan produk-produk bank sehingga dapat menguatkan kinerja keuangan.

Dihadapan Dewan Juri TOP BUMD Awards 2021, Dirut Surya Artha Utama, Renny Wulandari, mengatakan soal pelayanan jemput bola melalui sosialisasi secara intens terhadap masyarakat, terutama di sentra-sentra bisnis.

“Jemput bola, memang kami ini secara intens melakukan sosialisasi di sentra-sentra industri seperti sentra kuliner. Dan kami untuk melakukan sosialisasi itu juga penting dengan bekerjasama dengan Dinas Koperasi, DP5A, dan Dinas Perdagangan,” ujar Renny, secara zoom meeting online, di Jakarta, Senin (05/7/2021).

Bahkan perseroan dapat data base sebagai dasar dalam memperdalam inklusi dan edukasi keuangan. Dengan begitu, mempermudah dalam mencari nasabah baru. “Kami banyak mendapatkan data-data UMKM, dan kami juga berkirim surat ke seluruh kelurahan, bahwa kami memiliki kredit seperti ini. Sehingga pada saat di kelurahan itu ada sosialisasi kami selalu diundang,”  jelas Renny.

Namun strategi bisnis dengan metode menjemput bola sedikit terhalangi saat pandemi atau di era kenormalan baru, sebab keterbatasan dalam berinteraksi sosial. Kendati begitu, manajemen mempunyai analisis dalam mencari solusi perluasan pangsa pasar.

“Nah cuma di masa pandemi ini, memang banyak keterbatasan. Sehingga sebelum melakukan sosialisasi kita mencari data terlebih dahulu. Kita kumpulkan memang tidak boleh banyak. Kita intens datang ke rumah salah satu dari kelompok-kelompok itu. Kadang di rumah Pak RT-nya, RW-nya cuman dengan jumlah yang tidak banyak,” papar dia.

Selain, perseroan terus mengembangkan usaha ke wilayah pasar dengan mengandalkan teknologi dengan didukung keunggulan sumber daya manusia. Sehingga, kinerja operasi semakin lancar dan nyaman serta memudahkan nasabah.

BACA JUGA:   Inovasi dan Digitalisasi Bawa Cost Recovery Rate RSUD Datu Pancaitana Sangat Sehat

“Di pasa-pasar juga. Setiap kali kami mengambil beberapa tabungan di beberapa pasar. Ada 5 pasar. Nah itu secara rutin. Ada petugas khusus yang keliling ke pasar untuk mengambil tabungan. Nah mereka kita beri alat. Dengan alat itu, semacam EDC  (Electronic Data Capture). Sehingga bukti setoran, itu bisa langsung diberikan kepada penabung yah dan transaksi itu langsung konek ke sistem kami. Sehingga kami tahu, satu petugas ini berada di pasar mana, berapa banyak dana yang terkumpul,” ungkap dia.

Tak kalah penting, BPR Surya Artha Utama pun semakin lancar dalam mengembangkan bisnisnya, sebab ada mobil keliling. Itu menambah keluwesan perseroan berstatus badan usaha milik daerah atau BUMD tersebut.

“Kami juga mempunyai mobil keliling. Istilah mobil kas keliling itu yang kadang kami gunakan ke pasar-pasar dan sekolah-sekolah. Cuma di masa pandemi ini, otomatis hampir satu setengah tahun lebih, kita juga kita tak pernah ke sekolah. Tapi ke pasar kita masih jalan. Itu sistem jemput bola yang kami lakukan,” pungkas dia.

Previous Post

Great Eastern Life Indonesia dan Bank OCBC NISP Hadirkan Perlindungan Komprehensif terhadap Risiko Penyakit Kritis

Next Post

IHSG bisa Bergerak Campuran

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR