TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kolaborasi HK-HKI Kebut Konstruksi Tol Binjai-Langsa

Albarsyah
9 July 2021 | 09:05
rubrik: Business Info
Kolaborasi HK-HKI Kebut Konstruksi Tol Binjai-Langsa

 

Jakarta, TopBusiness – Memasuki Semester II tahun 2021, PT Hutama Karya (Persero) (HK) melakukan  sinergi secara kontinyu bersama Anak Perusahaan-nya, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) untuk  melanjutkan penyelesaian mandat Pemerintah Indonesia yakni pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera  (JTTS).

Hutama Karya saat ini tengah fokus pada penyelesaian pembangunan JTTS di beberapa ruas  tahap I, salah satunya yaitu pembangunan Tol Binjai – Langsa sepanjang 130,6 Km. 

Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro, menyampaikan bahwa saat ini proses konstruksi di Tol  Binjai – Langsa masih terus berjalan dengan penerapan protokol kesehatan yang cukup ketat. “Seluruh  proses konstruksi hingga proses pembebasan lahan berjalan dengan baik. Tentunya ini tak lepas dari  pihak-pihak yang membantu percepatan penyelesaian Tol Binjai – Langsa khususnya pada tahap awal  yakni Binjai – Pangkalan Brandan sepanjang 57,4 Km. Proses pembayaran Uang Ganti Kerugian  (UGK) juga terus berjalan dengan sistem pembayaran langsung oleh Lembaga Manajemen Aset Negara  (LMAN). Kami mengapresiasi seluruh koordinasi yang baik antar pihak sehingga diharapkan  pembangunan Tol Binjai – Langsa ini dapat berjalan lancar, minim kendala dan sesuai target yang telah  ditentukan,” terang Koentjoro kepada Top Business.id dalam keterangan resmi.

Lebih lanjut Koentjoro menjelaskan bahwa untuk tahap awal di Binjai – Pangkalan Barandan,  perusahaan memprioritaskan penyelesaian di tiga seksi tol. “Kami memprioritaskan pengerjaan di  Binjai – Pangkalan Brandan karena melihat analisis kepadatan kendaraan di kawasan ini sudah sangat  meningkat. Hingga saat ini, pekerjaan berada di seksi 1 yaitu Binjai – Stabat sepanjang 12,3 Km, seksi  2 Stabat – Tanjungpura sepanjang 26,2 Km dan seksi 3 Tanjungpura – Pangkalan Brandan sepanjang  18,9 Km, dengan progres konstruksi yakni 35% dan progres lahan 26%. Kami berharap pekerjaan di  tahap awal ini dapat rampung pada 2022 mendatang,” jelas Koentjoro. 

BACA JUGA:   Bangun 20 Gerai, Mega Perintis Andalkan Dana IPO dan Kas Internal

Dari sisi teknis, Direktur Utama HKI, Aji Prasetyanti, menjelaskan bahwa pengerjaan Jalan Tol Binjai  – Pangkalan Brandan memiliki tantangan tersendiri. Kontur dan kondisi eksisting tanah dasar di  lapangan sangat bervariasi, sehingga metode pelaksanaan antara satu lokasi dengan lokasi lainnya  berbeda.

“Tidak hanya sekedar membangun badan jalan tol (pekerjaan landed), HKI juga akan membangun  beberapa elevated termasuk dua jembatan bentang panjang pada ruas Tol Binjai-Pangkalan Brandan  ini, karena melewati dua sungai besar. Adapun jembatan bentang panjang tersebut terletak di Sungai  Sei Wampu dengan total panjang 230 m dan sungai Batang Serangan dengan total Panjang 178 m.  Pembangunan jembatan bentang di atas sungai ini juga memiliki tingkat kompleksitas yang cukup  tinggi,” terang Aji.

Aji juga menambahkan bahwa untuk menjamin mutu saat pelaksanaan di lapangan, HKI menggunakan  beberapa alat khusus, salah satunya adalah alat Dowel Bar Inserter (DBI). DBI digunakan pada alat  Wirtgen untuk pemasangan besi dowel pada batas setiap segmen rigid. Sehingga pekerjaan rigid bisa  dilaksanakan dengan lebih cepat, dengan pemasangan yang lebih sempurna sehingga fungsi  pemasangan dowel bisa maksimal.

Pada proyek ini, HKI juga kembali menggunakan teknologi Corrugated Steel Plate (CSP) sebagai salah  satu inovasi dalam rangka meningkatkan produktifitas dengan menjadikan konstruksi CSP ini pengganti  beberapa konstruksi Box Underpas Beton. CSP merupakan struktur plat baja yang dimodifikasi dengan  bentuk bergelombang sehingga kekuatan strukturnya meningkat. CSP merupakan produk rakitan yang  memiliki struktur kuat dan durabilitas yang tinggi, sehingga proses pengerjaan di lokasi proyek sangat  minim dan bersih karena hanya terdapat kegiatan instalasi dan finishing, lebih cepat dalam proses  pelaksanaannya dan tentunya lebih indah dan rapi.

BACA JUGA:   Perum Damri Ekspansi ke Saudi

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar Jalan Tol Binjai-Pangkalan Brandan dapat selesai tepat  waktu dengan mutu yang terjamin. Tantangan di lapangan tidaklah mudah, seperti kondisi eksisting  tanah dasar yang bervariasi dan cuaca yang ekstrim dan sering hujan. Perlu penanganan khusus sesuai  dengan karakteristik tanah. Namun kami percaya dengan kerja keras seluruh tim, tantangan tersebut  dapat kami selesaikan,” tutup Aji Prasetyanti, Direktur Utama HKI.

Jalan Tol Binjai – Langsa terdiri atas 5 seksi tol yakni Seksi 1 Binjai-Stabat sepanjang 12,3 km, Seksi  2 Stabat – Tanjungpura sepanjang 26,2 km, Seksi 3 Tanjungpura – P.Brandan sepanjang 18,9 km, Seksi  4 P.Brandan – Kuala Simpang sepanjang 44,2 km, dan Seksi 5 Kuala Simpang – Langsa sepanjang 29  km. Jika terhubung, Tol Binjai – Langsa sepanjang 130,6 Km nantinya akan dilengkapi oleh 5 (lima)  buah Interchange (IC) atau Simpang Susun.

Tak hanya itu, keberadaan tol yang berada di 2 (dua)  provinsi ini diharapkan dapat mempermudah konektivitas dan mobilitas serta memangkas jarak tempuh  antara Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh. Dengan waktu tempuh menjadi lebih cepat dari yang  sebelumnya, maka mobilitas logistik pun semakin mudah dan niscaya akan mendorong peningkatan  perekonomian di wilayah sekitar. Hingga saat ini, Hutama Karya telah membangun Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sepanjang ±1.065  Km dengan 534 Km ruas konstruksi dan 531 ruas operasi.

Adapun ruas yang telah beroperasi secara  penuh yakni Tol Bakauheni – Terbanggi Besar (141 Km), Tol Terbanggi Besar – Pematang Panggang  – Kayu Agung (189 Km), Tol Palembang – Indralaya (22 Km), Tol Medan Binjai (17 Km), Tol  Pekanbaru – Dumai (132 Km), Tol Sigli – Banda Aceh seksi 3 Jantho – Indrapuri (16 Km) dan seksi 4  Indrapuri – Blang Bintang (14 Km).

Previous Post

Erick Thohir: Suntikan PMN Difokuskan untuk Penugasan

Next Post

Mirae Asset Sekuritas: Ditopang LK Kuartal II, IHSG bisa Naik ke 6.200

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR