TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Beban Pokok Turun, PLN Berhasil Raup Laba Bersih Rp6,6 T di Semester I-2021

Busthomi
29 July 2021 | 11:16
rubrik: BUMN
Beban Pokok Turun, PLN Berhasil Raup Laba Bersih Rp6,6 T di Semester I-2021

Gedung PLN. FOTO: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness – Di tengah tekanan pandemi Covid-19, kinerja PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN masih positif. Hal ini ditilik dari sisi laba bersih yang berhasil dicatatkan perseroan mencapai Rp6,6 triliun hingga semester I 2021.

Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasi PLN semester I 2021 (unaudited) yang diterbitkan pada tanggal 28 Juli 2021, pencapaian laba perusahaan ditopang kenaikan penjualan tenaga listrik serta efisiensi berkelanjutan melalui sejumlah program transformasi.

Demikian seperti yang dilaporkan dalam keterangan resmi perseroan yang diterima media, di Jakarta, dikutip Kamis (29/7/2021).

Disebutkan keterangan tersebut, di tengah dampak pandemi Covid-19 yang belum membaik dan adanya pembatasan kegiatan masyarakat, PLN mampu mencetak peningkatan penjualan tenaga listrik Rp140,5 triliun pada paruh pertama 2021. Angka tersebut berarti naik 3,7 persen dibandingkan capaian semester I-2020 sebesar Rp135,4 triliun.

“Peningkatan kinerja ini didorong adanya program intensifikasi dan ekstensifikasi penjualan. Sepanjang Januari hingga Juni 2021, PLN berhasil menambah 1,65 juta pelanggan baru,” tutur keterangan tersebut.

Dan secara bersamaan, dari sisi Beban Pokok Penyediaan (BPP) tenaga listrik, keberlanjutan program transformasi yang dijalankan PLN sejak awal 2020 telah mampu menopang efisiensi perusahaan.

Tercatat, realisasi BPP semester I-2021 sebesar Rp1.303 per kWh atau turun 4,7 persen. Dan ini berarti setara dengan Rp65 per kWh dibandingkan semester I tahun 2020 sebesar Rp1.368 per kWh.

FOTO: Istimewa

BACA JUGA:   Kilang Pertamina Plaju Raih Penghargaan Subroto 2023
Tags: kinerja keuanganlistrik PLNpln
Previous Post

ISEI Sebut Pertumbuhan Sehat bakal Topang Transformasi Ekonomi

Next Post

Bisa Tekan Rugi Bersih, Ini Strategi ACSET Hadapi Tantangan Pandemi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR