TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bisa Tekan Rugi Bersih, Ini Strategi ACSET Hadapi Tantangan Pandemi

Busthomi
29 July 2021 | 11:43
rubrik: Capital Market
Terkoreksi Saat Pandemi, Acset Masih Dipercaya Pertamina

Jakarta, TopBusiness—Pada semester pertama 2021, PT Acset Indonusa Tbk (ACST) atau ACSET yang merupakan cucu usaha dari PT Astra International Tbk terus berusaha untuk bisa optimis dalam menghadapi pandemic ini, kendati memang dari sisi pos-pos keuangan terjadi penurunan.

Tercatat, hingga semester I-2021 ini, dari sisi pendapatan perseroan berhasil menorehkan angka Rp644,07 miliar atau turun sebesar 14% dari Rp748,76 miliar pada periode yang sama tahun 2020.

Selain itu, ACSET juga masih konsisten mencatatkan perbaikan pada beban dan biaya keuangan, sehingga Perseroan mencatatkan penurunan rugi bersih sebesar 39,26% dari Rp252,20miliar menjadi Rp153,17miliar.

Selain itu, untuk perolehan kontrak baru dalam enam bulan pertama tahun ini, ACSET mencatatkan perolehan sebesar Rp191,38miliar yang terdiri dari proyek bidang fondasi dan infrastruktur. Beberapa di antaranya adalah pekerjaan bidang fondasi di BUMN Center, Jembatan Layang Arumaya Residence dan Jalur Kereta Api Bogor-Sukabumi.

Seluruh proyek fondasi dikerjakan oleh anak usaha ACSET yakni PT Acset Pondasi Indonusa. Sementara itu, pada bidang infrastruktur, ACSET mendapatkan kontrak baru di pekerjaan perbaikan Tol Cipali KM 122, Underpass Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati dan penanganan longsor Tol Balaraja Timur KM 1.

Adapun berdasarkan kontribusi per lini bisnis dalam perolehan pendapatan periode ini didominasi oleh sektor konstruksi sebesar 47,0%, infrastruktur sebesar 40,2%, fondasi sebesar 8,4% dan sektor lainnya sebesar 4,4%. Sektor lainnya menggambarkan aktivitas perdagangan dan jasa sewa yang dilakukan oleh anak usaha.

“Kondisi pandemi yang berlangsung hingga semester pertama 2021 ini masih sangat mempengaruhi kinerja ACSET secara substansial. Tidak dapat dipungkiri bahwa pandemi berperan dalam menahan laju perbaikan yang diupayakan Perseroan, tetapi ACSET tetap fokus kepada perbaikan internal proses yang terus menerus diupayakan dan dirasakan membawa dampak pada aspek finansial dan operasional,” tutur Idot Supriadi, Presiden Direktur ACSET, dalam siaran persnya, di Jakarta, Kamis (29/7/2021).

BACA JUGA:   Prodia Hadirkan Diagnosis Baru Leukemia Akut

Saat ini ACSET beroperasi di tengah kondisi yang masih dipenuhi tantangan dan ketidakpastian, tetapi manajemen berkeyakinan prospek kinerja tahun ini dapat diupayakan membaik dibandingkan dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya.

“Sehubungan dengan ini, ACSET terus mengedepankan aspek-aspek perbaikan berkelanjutan yang masih dapat diupayakan oleh Perusahaan dan melakukan kajian atas dampak finansial akibat pandemi secara berkala” katanya.

Selanjutnya, ACSET juga telah mengumumkan rencana untuk melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dulu (PMTHMETD) pada 12 Juli 2021 lalu. PMTHMETD dilakukan dalam rangka memperbaiki dan memperkuat struktur permodalan Perusahaan.

ACSET berencana untuk menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 15miliar lembar saham masing-masing bernilai nominal sebesar Rp100,-. PMTHMETD akan dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan para pemegang saham Perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang akan diadakan pada 18 Agustus 2021 mendatang.

Pemegang saham utama dan pengendali Perseroan yakni PT Karya Supra Perkasa akan memberikan dukungan sepenuhnya dalam pelaksanaan PMTHMETD ini.

Di tengah kondisi yang menantang akibat pandemi, ACSET juga terus berkomitmen untuk melakukan perbaikan kinerja. Operational excellence dengan disiplin finansial masih menjadi agenda besar ACSET di tahun ini dan Perseroan percaya bahwa upaya-upaya yang dilakukan di internal masih berada pada jalur yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut.

Pengkajian kembali atas proses bisnis dilakukan secara intensif agar dapat memberikan pelayanan dengan biaya yang lebih efisien bagi pelanggan Perseroan. Hal ini juga didukung oleh inisiatif-inisiatif digitalisasi yang diharapkan dapat menciptakan infrastruktur sistem yang lebih andal bagi kegiatan operasional ACSET.

“ACSET senantiasa mengambil langkah-langkah strategis yang dipandang mampu mendukung pertumbuhan Perseroan untuk memberikan yang terbaik bagi seluruh pemangku kepentingan yang ada,” pungkas dia.

BACA JUGA:   Osman Sapta Minta Produsen Lokal Tentukan Harga Kopi Dunia

FOTO: Istimewa

Tags: bisnis konstruksikinerja keuanganPT Acset Indonusa Tbk
Previous Post

Beban Pokok Turun, PLN Berhasil Raup Laba Bersih Rp6,6 T di Semester I-2021

Next Post

Kebut Konstruksi Seksi 1 Tol Probolinggo-Banyuwangi, PT JPB Genjot Pembebasan Lahan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR