TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hutama Karya Pastikan Proyek Perpanjangan Bandara Internasional Lombok Praya Rampung Akhir Tahun Ini

Albarsyah
3 August 2021 | 13:17
rubrik: BUMN
Hutama Karya Pastikan Proyek Perpanjangan Bandara  Internasional Lombok Praya Rampung Akhir Tahun Ini
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, TopBusiness – Setelah sebelumnya sukses membangun landasan pacu di Bandara Internasional Soekarno – Hatta serta Bandara Pattimura Ambon, kini PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) kembali  diberikan kepercayaan oleh PT Angkasa Pura I (Persero) (AP1) untuk membangun runway dan sarana  penunjang pada Bandara Internasional Lombok Praya.

Selain itu, proyek ini merupakan bagian dari  infrastruktur regional pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang akan dijadikan  lokasi pergelaran Moto GP 2022 mendatang.

Direktur Operasi I Hutama Karya Novias Nurendra menyampaikan bahwa saat ini progres  pembangunan Proyek Bandara Internasional Lombok Praya sudah mencapai 61% dan ditargetkan  rampung pada Oktober 2021 mendatang dengan tujuan untuk meningkatkan konektivitas udara di  wilayah tengah dan timur Indonesia, sehingga tetap berjalannya beberapa proyek pengembangan  bandara dapat terus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Untuk memastikan hal tersebut,  manajemen sempat meninjau langsung progress terkini pembangunan proyek sebelum PPKM  diberlakukan. “Progres terakhir saat kami melakukan kunjungan pada 22 Mei lalu, pengerjaan proyek Bandara  Internasional Lombok Praya sudah sampai pada tahap galian tanah area graded runway atau yang biasa dimaksud dengan area glincir pesawat apabila mengalami kegagalan landing, pengerjaan pengaspalan  lapis ATB (Asphalt Treated Base) perpanjangan runway, dan pengerjaan pengaspalan lapis AC-BC  perpanjangan runway. Saat ini sudah mencapai 61%. Progres ini cukup pesat karena didukung oleh  beberapa aspek penunjang,” ujar Novias dalam keterangan resmi.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa beberapa aspek yang menunjang kelancaraan dalam  pelaksanaan proyek ini antara lain yaitu, pengendalian terhadap cuaca sehingga dimana setiap pekerjaan yang dilaksanakan tidak boleh adanya genangan air, pembuatan sodetan irigasi untuk aliran air  berpengaruh untuk pengendalian operasional pekerjaan serta diterbitkannya NOTAM dan Displace  Runway Existing yang semula dioperasikan panjang runway 2750 m menjadi 2440 m selama  pelaksanaan proyek berlangsung.

BACA JUGA:   Hutama Karya Antisipasi Dini Karhutla di Jalan Tol

“Mengingat pembangunan ini dilakukan selama masa Pandemi Covid-19, selain penggunaan bahan  material berkualitas serta teknologi terbaru, Hutama Karya juga memastikan aspek Quality, Health,  Safety, Security and Environment (QHSSE) dan berkomitmen untuk tetap menjaga protokol kesehatan  di lingkungan proyek,” tutup Novias Nurendra, Direktur Operasi I Hutama Karya.

Proyek perpanjangan Bandara Internasional Lombok merupakan proyek regular atau non- joint operation yang digarap oleh Hutama Karya sejak November tahun 2020. Dalam proyek ini Hutama  Karya melakukan perpanjangan dan peningkatan daya dukung runway Bandara Internasional Lombok  yang sebelumnya memiliki panjang 2.750 Meter menjadi 3.300 Meter sehingga dapat meningkatkan  kapasitas operasional bandara dan kapasitas runway maksimum yang semula untuk pesawat Boeing 737 menjadi pesawast Boeing 777. Dengan spesifikasi tersebut, maka penyelesaian proyek ini dapat  mendukung operasional pesawat berbadan lebar (wide body) serta pesawat kargo peserta Moto GP.

Adapun kelebihan dari proyek ini adalah adanya penggunaan aspal drum import PG-76 dan penetrasi  60/70 pada aspal PG-76 yang dapat tahan lama dalam suhu tinggi pada lokasi pengerasan pekerjaan  yang bersifat polimer karena aspal modifikasi sudah teruji memiliki mutu yang baik, serta penurunan  suhu lebih cepat sehingga lebih siap untuk dilintasi pada lokasi pekerjaan.

Selain itu penggunaan Aspal  Pen 60/70 juga sangat cocok digunakan untuk bandar udara karena aspal ini memiliki properties dan  kinerja sangat baik dengan struktur yang handal.  Diharapkan dengan rampungnya proyek ini akan dapat menambah kontribusi positif dari Hutama Karya  dalam pembangunan infrastruktur konektivitas udara, mempermudah mobilitas masyarakat,  mengakomodir peningkatan arus barang dan jasa serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan  pariwisata khususnya di wilayah timur Indonesia.

Previous Post

PLBN Yetetkun Menjadi Ikon Baru Batas Negara di Boven Digoel Papua

Next Post

OJK Catat Pelaku UMKM yang Manfaatkan Equity Crowd Funding Tumbuh 24,8%

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR