Jakarta, TopBusiness – Menyambut momen HUT Kemerdekaan RI ke-76, Power Academy powered by PowerCommerce.Asia, bersama dengan Kampus Merdeka, yang dinaungi oleh Kemendikbudristek Republik Indonesia, akan menggelar kegiatan Studi Independen Bersertifikat E-Commerce.
Kegiatan ini adalah langkah nyata PowerCommerce.Asia untuk turut berkontribusi kepada bangsa Indonesia.
Laporan e-Conomy SEA Tahun 2020 memproyeksikan pertumbuhan digital ekonomi Indonesia akan mencapai Rp1.736 Triliun di tahun 2025. Oleh karena itu, industri e-commerce akan menjadi salah satu motor penggerak perekonomian digital di Indonesia.
Sayangnya, saat ini Indonesia masih kekurangan talenta-talenta digital, salah satu kunci terjadinya transformasi digital. Hal tersebut mendorong Pemerintah Indonesia untuk terus mengupayakan peningkatan talenta digital.
“Kegiatan Studi Independen Bersertifikat E-Commerce diharapkan mampu melahirkan lebih banyak talenta profesional dan para founder entrepreneur baru berbasis digital technology yang nantinya akan menjadi tulang punggung dalam membangun ekosistem e-commerce Indonesia, karena saat ini kita masih kekurangan talenta-talenta tersebut,” jelas Hadi Kuncoro, Chief Executive Officer PowerCommerce.Asia dan Power Academy, di Jakarta, dikutip Rabu (18/8/2021).
Sejak pendaftaran kegiatan Studi Independen Bersertifikat E-Commerce dibuka, antusiasme mahasiswa-mahasiswi dari seluruh penjuru Indonesia untuk mendaftar sangatlah tinggi. Bahkan, ada mahasiswa yang berani menambah 1 semester perkuliahan lagi agar dapat bergabung dengan Studi Independen Bersertifikat E-Commerce.
“Ini yang saya tunggu-tunggu dan buat saya penasaran. E-commerce ini ilmu yang ingin saya gali, dan ketemu di kegiatan Studi Independen Bersertifikat E-Commerce ini,” ungkap Fajar Hari Kurniawan, salah satu mahasiswa yang telah bergabung dengan kegiatan ini.
Setelah melalui beberapa tahapan seleksi, telah terpilih 200 mahasiswa/I, terpilih mahasiswa yang berasal dari 106 perguruan tinggi, 152 program studi, 22 provinsi, dan 48 kabupaten/kota.
Studi Independen Bersertifikat E-Commerce ini akan berjalan selama 16 minggu dan setara dengan 20 SKS. Selain mendapatkan beasiswa pendidikan selama 1 semester, PowerPEOPLE juga akan mendapatkan uang saku dari Kemendikbudristek selama mengikuti kegiatan Studi Independen Bersertifikat E-Commerce ini.
“Dalam keseluruhan pembelajaran, PowerPEOPLE akan dibimbing oleh 21 orang mentor. Semua mentor praktisi adalah orang-orang yang berpengalaman di industri digital dan e-commerce Indonesia,” jelas Clara L. Benarto, Executive Director Kegiatan Studi Independen Bersertifikat E-Commerce.
Beberapa mentor berpengalaman yang turut ambil bagian dalam membimbing PowerPEOPLE, antara lain, Mohamad Rosihan, pengurus Asosiasi E-Commerce Indonesia IDEA; Alva Erwin, pakar Big Data; Wasis Gunarto, direktur Kopi Oey; dan Muhamad Ismail, CEO PT. Zahir Internasional.
Selama 16 minggu PowerPEOPLE akan dimentori sosok-sosok hebat tersebut dan dibekali berbagai materi e-commerce, antara lain manajemen platform E-Commerce, perilaku digital manusia, design thinking, dan UI/UX. Puncak pembelajaran dari kegiatan Studi Independen Bersertifikat E-Commerce ini adalah PowerPEOPLE akan menyelesaikan studi kasus riil di industri E-Commerce.
FOTO: Istimewa
