TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BI Perkirakan Aliran Modal Asing Masih Cenderung Kembali Ke Negara Asalnya.

Nurdian Akhmad
6 November 2015 | 17:42
rubrik: Ekonomi

Jakarta-Thebusinessnews.  Ketidakpastian dinamika perekonomian Amerika Serikat dan China berpotensi menciptakan aliran dana keluar dari Indonesia , Hal itu sudah ini mulai tampak dengan adanya   pergerakan dana dari negera berkembang  ke negara maju.

Gubernur BI, Agus Martowardojo menyatakan pihaknya terus memantau  dampak dari  perkembangan kondisi   di kedua negera  tersebut . “  Dampak kedua negara itu masih perlu kita waspadai,” katanya, di Jakarta, Jumat, 5 November 2015. .

Agus Marto mengingatkan, seluruh elemen negara masih harus tetap mewaspadai dampak negatif dari dinamika perekonomian global, meski pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap di urutan ketiga terbesar dunia.bahkan pernyataan dari satu rating agency menyebut hal yang sama.“ terutama dampak  kecenderungan Fed fund rate naik tahun ini,” ucap dia

Dia mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Kuartal III-2015 sebesar 4,73 persen lebih besar disumbang oleh komponen pengeluaran pemerintah dan konsumsi domestik. “Pertumbuhan ekonomi itu tidak seperti yang BI perkirakan sebesar 4,85 persen. Ternyata, hasilnya 4,73 persen,” ucapnya.

Namun demikian, lanjut Agus Marto, jika dibandingkan dengan Kuartal II-2015, pertumbuhan ekonomi di kuartal ketiga tercatat mengalami kenaikan dari 4,67 persen.”Sejauh ini kami sambut baik perkembangan neraca pedagangan dan current account yang defisitnya lebih kecil. Tentu kita harus perhatikan transaksi modal dan finansial, karena ada risiko capital outflow,” paparnya ( Az)

BACA JUGA:   Gelar Rapimnas di Bali, Kadin bakal Rumuskan Program Pemulihan Ekonomi
Previous Post

Jika Tak Mau IHSG Anjlok Lagi,Jangan Berharap Bunga The Fed Naik

Next Post

KEK Bitung Dorong LPE Sulut 3,75 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR