TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pengusaha Pusat Perbelanjaan Genjot Vaksinasi agar Sektor F&B Bertumbuh

Busthomi
31 August 2021 | 12:39
rubrik: Business Info
FOTO – Penutupan Sementara Pusat Perbelanjaan

Jakarta, TopBusiness – Lonjakan penjualan sektor F&B atau makanan dan minuman (mamin) pasca pelonggaran PPKM Agustus 2020 lalu mencapai angka 54%. Sayangnya, asumsi peningkatan ini tak berlanjut mengingat pandemi yang tak kunjung reda pada semester I-2021 lau.

Dengan beragam larangan pemerintah terhadap aktivitas sektor F&B, lantas bagaimana para pelaku usaha menanggapi dan menjawab tantangan ini? Menjawab pertanyaan tersebut, Marketeers bersama APPBI (Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia) terus menggenjot sektor ini untuk bisa berkembang. Salah satu caranya dengan memacu proses vaksinasi Covid ini.

“Kita ingin tidak terjadi lagi penutupan-penutupan ini, caranya adalah dengan mendorong vaksinasi. Sebelumnya selama pandemi kita hanya bermain di instrumen protocol kesehatan, sekarang ini ada instrumen baru yaitu vaksinasi,” tutur Alphonzus Widjaja, Ketua Umum APPBI dalam webinar Marketeers Goes to Mall Episode Episode 5, Navigating Lifestyle F&B Business Beyond Pandemic, dikutip Selasa <31/8/2021>.

Di acara yang dihadiri oleh pakar marketing sekaigus Founder & Executive Chairman MarkPlus, Inc., Hermawan Kartajaya itu, Alphonzus menambahkan, strategi yang ditempuhnya sebagai instrumen keberlanjutan dibukanya pusat perbelanjaan adalah mendorong penerapan wajib vaksinasi tersebut.

“Vaksinasi ini yang kita gunakan untuk meminimalkan kemungkinan terjadi lagi penutupan. Oleh karenanya kita dorong program wajib vaksinasi ini,” ujar Alphonzus.

Salah satu wujud dukungan APPBI untuk kembali mendorong roda ekonomi adalah dengan menjadi pilot project protokol wajib vaksinasi yang bekerja sama dengan pemerintah, tak hanya di sektor pusat perbelanjaan, tapi juga di sektor industri.

Sejalan dengan tujuan Alphonzus, Kusnadi Rahardja selaku President Director Boga Group menilai strategi OMNI dianggap esensial, profitable, dan potensial untuk mempertahankan konsumen.

“Sampai hari ini di samping online, kami masih memperkuat footprint kami dalam bisnis offline. Kami percaya dining itu tidak hanya untuk mengisi perut, tapi juga untuk experience. Kami tahu bahwa pelanggan yang sama yang membeli online untuk lunch, mungkin akan jadi pelanggan yang sama untuk dine in nanti di weekend,” tutur Kusnadi.

BACA JUGA:   APINDO: Pelemahan Rupiah hingga Rp18.000 per Dolar AS Tekan Dunia Usaha

“Di sinilah tantangan kami untuk membuat satu OMNI Channel, kembali lagi kami menyebutnya Boga at Your Fingertips, jadi satu Apps yang mengerjakan semuanya. Apakah itu loyalty dengan rewards, meng-handle delivery, order ahead, dan segala fungsi ini kami grab untuk menjadi satu di Boga at Your Fingertips.”

“Sampai hari ini kami masih berusaha meningkatkan user experience-nya, bagaimana kita meningkatkan engagement, PR kita masih banyak,” tambah Kusnadi.

David Hilman selaku Chief Operating Officer Agung Sedayu Realestat Indonesia mengimbuhkan pentingnya penerapan diferensiasi dan memahami customer behavior sebagai strategi bertahan di masa krisis.

“Untuk Mall Ashta ini challenge nya adalah mall kita kecil, dekat sekali dengan walking business yang sudah menjadi icon-icon di Jakarta Selatan, jadi kita harus unique, baru, dan menjadi terobosan. Kita memilih arahnya ke lifestyle yang difokuskan pada what matters ke orang-orang yang tinggal di daerah situ, lebih ke orang-orang yang environmentally responsible,” tutup David.

FOTO: Rendy MR

Tags: dunia usahapusat perbelanjaansektor F&Bvaksinasi covid-19
Previous Post

Kinerja Kinclong WIKA Raih Laba Bersih Rp136 Miliar pada Semester I-2021

Next Post

Bebani Dunia Usaha, Pelaku IHT Kompak Tolak Kenaikan Cukai

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR