TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diproyeksikan Cenderung Turun

Agus Haryanto
2 September 2021 | 06:14
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Kamis (02/9/2021), di Bursa Efek Indonesia diproyeksikan cenderung turun.

Dalam riset harian dari Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan tema IHSG Bergerak Sideways Seiring Melemahnya Harga Komoditas.

Saham AS ditutup bervariasi semalam. DJIA turun 0,14% menjadi 35.312, sedangkan S&P500 naik (0,03%) dan Nasdaq (0,33%). Sebuah laporan dari ADP, yang menyatakan bahwa perusahaan Amerika hanya menciptakan 374.000 pekerjaan baru pada bulan Agustus, jauh di bawah perkiraan Dow Jones (600.000) adalah salah satu faktor yang mempengaruhi pasar AS. Pelaku pasar sekarang menunggu laporan penggajian nonpertanian Departemen Tenaga Kerja, yang dijadwalkan untuk dirilis pada hari Jumat (perkiraan: 720.000).

EIDO ditutup naik 0,33%, sedangkan IHSG turun 0,97% pada Rabu (9/1) menjadi 6.090,9 dengan ARTO, TLKM dan BUKA sebagai top lagging movers. Net buy asing di pasar reguler tercatat sebesar Rp 181,6 miliar. Aliran keluar asing terbesar dicatat oleh TOWR (Rp 21,8 miliar), diikuti oleh ASII (Rp 20,3 miliar), dan BRPT (Rp 16,4 miliar), sedangkan aliran masuk asing terbesar dicatat oleh BBCA (Rp 51,3 miliar), BUKA (Rp 48,8 miliar). miliar), dan BMRI. (Rp42,9 miliar). Sepanjang pekan (Senin-Rabu), IHSG telah menguat +0,83% dengan akumulasi net beli asing sebesar Rp1,4 triliun di pasar reguler.

Sebanyak 10.337 kasus baru COVID-19 dilaporkan di Indonesia kemarin (9/1) (Selasa: 10.534), dengan pasien sembuh 16.394 (Selasa: 16.781) dan 653 meninggal (Selasa: 532). Kasus baru tersebut membuat total kasus yang dilaporkan di Indonesia menjadi 4.100.138 dengan tingkat pemulihan 92,1% per 1 September (31 Agustus: 91,9%). Update vaksinasi: kemarin sebanyak 833.667 orang di Indonesia menerima vaksin COVID-19 dosis pertama (Selasa: 816.392, total: 63,9 juta), sedangkan 488.009 orang menerima dosis kedua (Selasa: 540.751, total: 36,3 juta).

BACA JUGA:   Saham Hari Ini: Adaro, XL, BFI Finance

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data inflasi Indonesia untuk 21 Agustus yang naik +1.59% yoy/+0.03% qoq (sebelumnya: +1.52% yoy/+0.08% qoq). “Kami percaya bahwa karena pendekatan wait and see yang dilakukan oleh investor global dan penurunan harga beberapa komoditas, IHSG hari ini mungkin akan bergerak sideways, dengan kecenderungan menurun,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Perry Warjiyo Kembali Jadi Ketua Umum ISEI

Next Post

BEI Cabut Suspensi TECH

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR