Jakarta-Thebusinessnews. PT BRI Tbk berencana melakukan penilaian aset atau revaluasi sebelum berakhirnya tahun 2015. Hal itu untuk memamfaatkan insentif pajak PPh (Pajak Penghasilan ) tiga persen.
Direktur Utama PT BRI Tbk (BBRI),Asmawi Sjam bahwa dampak yang didapat setelah melakukan revaluasi aset akan meningkatkan capital adequity ratio (CAR).”Modal kita meningkat antara satu hingga dua persen “ujar dia di Jakarta,Selasa,10 Nopember 2015.
Sjam menjelaskan saat ini aset tetap yang akan di nilai ulang senilai Rp 2 triliun. Dan jika di revaluasi akan meningkat menjadi Rp 8 triliun.”Jadi ada tambahan modal Rp 6 triliun.”ujar dia.
Ia menambahkan,dalam kegiatan itu akan melibatkan penilai atau appraiser internal. Hal itu dikarenakan sebaran aset tetapnya yang ada diseluruh indonesia.”Jika dilakukan oleh penilai publik maka biaya lebih besar.” Ujar dia
Sementera terkait PPh 3 peřsen,ia tidak merasa terbebani sebab hanya Rp 180 miliar. Dan dampak dari peningkatan aset tersebut,akan berdampak pada peningakat CAR sehingga kemampuan penyaluran kredit akan meningkat.”Pada gilirannya akan meningkatkan laba BRI.”ujar dia. (Az)