Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan perdagangan Selasa (07/9/2021), di Bursa Efek Indonesia diperkirakan bergerak flat.
Dalam riset harian dari Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, hari ini, memperlihatkan tema IHSG Diperkirakan Melanjutkan Pergerakan Flat.
Semalam (7/9), bursa AS tutup karena merayakan Hari Buruh. Minggu ini investor global kami memperkirakan akan mengantisipasi hasil pertemuan ECB dan data klaim pengangguran awal AS bulan September yang akan datang pada Kamis (9/9) mendatang.
Bursa Asia kemarin ditutup naik. Kospi +0,1%, Hang Seng +1,0%, Shanghai +1,1%, Nikkei +1,8%. IHSG ditutup flat +0,0% pada perdagangan hari Senin (7/9) di level 6.127, dengan net buy asing sebesar Rp 366,9 miliar. Net buy asing tertinggi dicatatkan oleh BBCA (Rp 79,6 miliar), TLKM (Rp 79,0 miliar), dan BUKA (Rp 52,1 miliar). Net sell asing di pasar biasa dicetak oleh TOWR (Rp 42,2 miliar), ARTO (Rp 36,9 miliar), dan UNVR (Rp 17,7 miliar). Top leading mover adalah BMRI, EMTK, dan ASII sedangkan top lagging mover adalah BBRI, DCII, dan TPIA.
Kasus harian COVID-19 kembali menurun. Terjadi penambahan 4.413 kasus baru pada hari Senin (6/9) (Minggu: 5.403 kasus) dengan angka positif sebesar 4,6%. Sejauh ini, telah ditemukan sebanyak 4,1 juta kasus di Indonesia, dengan 3,85 juta di antaranya sembuh (tingkat pemulihan: 93,2%, kasus aktif: 146 ribu).
Terkait vaksinasi, sejauh ini 67,1 juta orang di Indonesia telah menerima dosis pertama vaksin COVID-19 (+372 ribu pada Senin) dan 38,4 juta telah menerima dosis kedua (+248 ribu pada Senin), 32,3% dari total target.
Pagi ini pasar regional dibuka campuran, dengan Kospi -0,19%, dan Nikkei +0,72%. “Kami memproyeksikan IHSG melanjutkan pergerakan datar mengikuti pergerakan bursa regional,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
