TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Dimungkinkan Rawan Terkoreksi

Agus Haryanto
8 September 2021 | 06:21
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (8/09/2021), dimungkinkan rawan terkoreksi.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via laman samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul belum ada katalis positif, IHSG rawan terkoreksi.

Pada perdagangan, setelah bursa saham AS ditutup dengan kecenderungan hari-hari sebelumnya libur. Dow turun 0,76%, S&P500 0,34% sedangkan Nasdaq bergerak flat +0,07%. Para pelaku pasar masih mencermati seberapa besar perkembangan varian delta dari covid-19 akan mempengaruhi ekonomi, di tengah adanya potensi stimulus ekonomi dari The Fed akan mulai dikurangi sebelum tahun 2021 berakhir.

Selain itu adanya spekulasi tentang uni Eropa yang juga akan segera mengurangi stimulus perekonomian menjadi pembeban pergerakan bursa saham. Yield bond 10 tahun AS terangkat +4,13% menjadi 1,377%.

Perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia terus melandai. Total 7.201 kasus baru terjadi pada hari kemarin sedangkan yang sembuh mencapai 14.159 kasus. Dengan demikian, kasus aktif terus menurun menjadi 138.630 (tertinggi ke-9 di Asia) turun 29,4% dari minggu sebelumnya. Recovery rate naik menjadi 93,3%. Vaksinasi terus berjalan, dengan 68,2 juta penduduk telah mendapat vaksinasi tahap 1 sedangkan yang menerima vaksinasi tahap 2 mencapai 39,2 juta penduduk.

Tekanan yang melanda pergerakan bursa global, membuat IHSG rawan terkoreksi di tengah minimnya sentimen positif yang dapat mendorong bursa untuk bergerak ke atas. Para pelaku pasar juga akan mencermati rilis data indeks ekonomi keyakinan konsumen yang akan dirilis pada pagi ini. Yield bond 10 tahun RI naik 0,27% menjadi level 6,095%.
Pagi ini Nikkei terpantau flat +0,04% sedangkan Kospi turun -0,35%.

Foto: Rendy MR

BACA JUGA:   IHSG Berpotensi Menurun
Previous Post

Brand Kuat Bank Jogja, Jadi ‘Raja BPR’ di Yogyakarta

Next Post

Dipembukaan Perdagangan, IHSG Bertambah Sedikit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR