Jakarta, TopBusiness—Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin, Doddy Rahadi, mengatakan bahwa pihaknya pihaknya turut berperan dalam pengembangan IKM (industri kecil dan menengah) yang berbasis inovasi teknologi melalui program Dana Kemitraan Peningkatan Teknologi (Dapati).
“Program konsultansi teknologi Dapati ini diharapkan meningkatkan kualitas dan kuantitas produk IKM,” kata dia dalam penjelasan tertulis yang dipublikasikan kemarin malam.
“Dapati merupakan program yang dikembangkan oleh Kemenperin melalui BSKJI untuk membantu meningkatkan kemampuan pelaku IKM dalam meningkatkan kualitas produknya,” jelas Dody.
Program ini merupakan pemberian bantuan pendanaan berupa sebagian biaya yang diperlukan untuk pelayanan jasa konsultansi teknis guna menyelesaikan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi IKM dalam rangka meningkatkan efisiensi, produktivitias, nilai tambah, daya saing, dan kemandirian industri.
“Skema pembiayaan Dapati adalah 75% : 25%, dengan maksimal 75% pendanaan berasal dari APBN melalui BSKJI. Dan 25% sisanya merupakan pembiayaan oleh IKM itu sendiri,” imbuhnya.
