TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Diproyeksikan Bergerak Sideways

Agus Haryanto
30 September 2021 | 05:21
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia, Kamis (30/09/2021), diproyeksikan bergerak sideways.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia via laman samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul Minim Sentimen, IHSG Berpotensi Bergerak Sideways.

Bursa AS ditutup bervariasi. DJIA naik 0,26% ke level 34.390, S&P500 (+0,16%), sementara Nasdaq (-0,24%). Menjelang akhir Q3, pasar menguat tipis dibandingkan dengan kenaikan saham teknologi. Sementara itu, rilis data Initial Jobless Claims per Sep-21 diperkirakan konsensus akan sebesar 335 ribu (sebelumnya: 351 ribu).

Dari pasar komoditas, harga minyak brent ditutup pada level USD 74,6/barel (-0,8%); emas di level USD 1.728/toz (-0,4%) dan nikel sebesar USD 18.275/ton (-1,2%).

EIDO ditutup naik 0,95%, sementara IHSG menguat 0,81% pada Rabu (29/9) ke level 6.162 dengan BYAN, ASII, BBCA sebagai penggerak utama teratas. Net buy asing di pasar reguler terpantau mencapai Rp 682,8 miliar. Saham yang mencatat nilai net buy tertinggi adalah BBCA (Rp 290,6 miliar), UNTR (Rp 108,4 miliar), dan ASII (Rp 87,9 miliar). Net sell tertinggi dicetak ANTM (Rp 67,6 miliar), AGRO (Rp 44,4 miliar), dan ITMG (Rp 28,7 miliar). Sepanjang minggu ini (Senin-Rabu), IHSG menguat 0,3% dengan total beli bersih asing di pasar reguler mencapai Rp 1,18 triliun.

Sebanyak 1.954 kasus COVID-19 baru dilaporkan di Indonesia (Rabu: 2.057), dengan 3.007 pasien sembuh (Rabu: 3.551) dan 117 pasien meninggal (Rabu: 124). Secara teori, jumlah total kasus yang ditemukan di Indonesia telah mencapai 4.213.414 kasus dengan tingkat kesembuhan sebesar 95,7% per 29 September 2021 (29 September 2021: 95,7%). Akumulasi vaksinasi dosis 1 sebanyak 89,8 juta (43,1% dari total sasaran vaksinasi nasional sebanyak 208,3 juta).

BACA JUGA:   IHSG Menunjukkan Penguatan

“Kami menilai, sentimen bursa global saat ini cenderung mempengaruhi pergerakan bursa regional, sementara pasar domestik minim sentimen. Selain itu, harga komoditas cenderung dalam tren melemah. IHSG pada hari ini kami memperkirakan bergerak ke samping,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Moda Transportasi Terintegrasi Transit Development jadi Tuntutan Kota Modern

Next Post

IHSG pada Pembukaan Perdagangan Terlihat Positif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR