Jakarta-Thebusinessnews, Persoalan gagal bayar saham PT Sekawan Intipratama Tbk ( SIAP ) kini memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) tengah mempertemukan pihak pihaknya terkait untuk menyelasikan perbedaan pendapat antar pihak. Sebab nasabah Relience sekuritas selaku pembeli menyatakan transaksi negoasiai itu akan diselesaikan delivery free of payment (DFOP) sementara nasabah Yuanta Sekuritas mengaku menjual dengan skema penyelasaian Deleveri Versus Payment (DVP )
Langkah itu disampaikan Direktur PT Bursa Efek Indonesia, Alpino Kianjaya. “Jadi antara pihak kuasa dan klien itu sedang di mediasi oleh OJK atas permintaan salah satu anggota bursa OJK “ ujar dia di Jakarta, Kamis, 26 Nopember 2015.
Alpino menyampaikan, saat ini haya satu nasabah yang gagal bayar. Yakni nasabah Relience sekuritas. Dan oleh Yuanta Sekuritas melayangkan somasi untuk menyelesaikan kepada pihak pembeli,” Tentunya kalau dilihat secara mekanisme transaksi negoisasi kan antar pihak, jadi sebenarnya naturenya dari awal dari pihak broker juga harus aware terhadap transaksi nasabah, tidak bisa lepas begitu saja, “ ujar dia
Ia meminta kepada broker untuk memastikaan transaksi antar nasabah yang terjadi sesuai dengan kesepakatan. Paakah peneyelesaian menggunakan skema DFOP atau DVP .” Kesepakatan itu harus masuk ke sistem jadi bukan manual, namum sayangnya masih terjadi kelalaian sehingga gagal bayar akibat perbedaan pendapat antar nasabah. “ ujar dia
Ia berharap mediasi yang dilakukan oleh OJK akan dapat menemukan titik temu antar kedua pihak tersebut. Sebab jika tidak ada kata sepakat antar kedua belah pihak itu maka akan berdampak buruk. ( Az)