Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Kamis (28/10/2021) diestimasikan turun.
Dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul IHSG Akan Turun Karena Pasar Global dan Regional Tergelincir.
Bursa Amerika ditutup relatif lebih rendah semalam. DJIA -0,7%, S&P500 -0,5%, dan Nasdaq +0,0%, sebagian karena perkiraan pesimistis pertumbuhan PDB di 3Q21 (perkiraan Dow: +2,8% yoy, terendah sejak April 2020). Data sebenarnya sendiri akan dirilis malam ini.
Harga komoditas sebagian besar turun kemarin. WTI turun 2,5% menjadi USD 82,2/bbl dan Brent turun 2,3% menjadi USD 84,1/bbl. Emas naik 0,2% menjadi USD 1.798,4/ton, timah turun 6,6% menjadi USD 34.967,5/ton, nikel turun 2,5% menjadi USD 19.590/ton, batu bara turun 8,9% menjadi USD 181,2/ton, dan CPO turun 1,0% menjadi RM 4.962/ton.
Mayoritas bursa Asia ditutup melemah kemarin. Hang Seng -1,6%, Nikkei +0,0%, Kospi -0,8%, Shanghai -1,0%. EIDO turun 1,6% menjadi 23,9, sedangkan IHSG ditutup melemah 0,8% menjadi 6.602, dengan net beli asing Rp151,8 miliar di pasar reguler dan beli asing bersih Rp72 miliar di pasar negosiasi. Aliran masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh KLBF (Rp 112,1 miliar), disusul BMRI (Rp 102,2 miliar), dan BBNI (Rp 97,0 miliar). Sementara itu, arus ke luar asing terbesar tercatat BBRI (Rp 92,1 miliar), disusul ASII (Rp 41,8 miliar) dan ITMG (Rp 27,0 miliar). Top leading mover adalah MASA, KLBF, dan MCOL, dan top lagging mover adalah BBCA, BBRI, dan ASII.
Sebanyak 719 kasus baru COVID-19 dilaporkan di Indonesia Rabu (27/10) dengan angka positif 0,3%. Sedangkan pada hari yang sama, 944 pasien sembuh dengan tingkat kesembuhan 96,3%. Terkait vaksinasi, 115,5 juta orang di Indonesia telah menerima vaksin dosis pertama (+1,1 juta, 55,5% dari target) dan 70,1 juta orang telah menerima vaksin kedua (+983,496).
Pertukaran regional cukup beragam pagi ini. Nikkei -0,8% dan Kospi +0,2%. “Kami memperkirakan IHSG akan melemah hari ini, tertekan oleh sentimen negatif dari bursa global dan regional. Selain tingkat pertumbuhan PDB AS, data klaim pengangguran awal AS untuk pekan yang berakhir 23 Oktober juga akan dirilis malam ini,” demikian tertulis.
Foto: Rendy MR
