TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Indeks Diproyeksikan Rebound

Agus Haryanto
1 November 2021 | 04:30
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (01/11/2021) awal pekan diproyeksikan rebound.

Dalam riset Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, di Jakarta, tertera judul IHSG Akan Rebound Hari Ini Seiring Penguatan Pasar Global.

Pada akhir Jumat (29/10) pekan lalu, bursa AS ditutup menguat. Dow Jones naik 0,25%, begitu pula S&P 500 (+0,19%) dan Nasdaq (+0,33%). Topik hangat di pasar AS minggu ini, antara lain hasil pertemuan FOMC Fed, rilis data manufaktur PMI dari beberapa negara Eropa, dan data non-farm payroll AS (cons: 385.000).

Pasar komoditas cukup beragam pada hari Jumat. WTI naik 0,53% menjadi USD 84/bbl, begitu pula Brent (0,3% menjadi USD 85/bbl). Harga batubara turun 0,11% menjadi USD 223/ton, nikel naik 0,22% menjadi USD 19.617/ton, dan CPO naik 1,73% menjadi MYR 5.402/ton. Sementara itu, harga emas turun 0,2% menjadi USD 1.795/toz.

Bursa Asia cukup bervariasi pada hari Jumat (29/10). Kospi turun 1,29%, Nikkei naik 0,25%, Hang Seng turun 0,7%, dan Shanghai naik 0,82%. Indeks EIDO naik 0,25%, sedangkan IHSG turun 1,03% menjadi 6.591 pada Jumat (29/10), dengan net beli asing bersih Rp 240,4 miliar di pasar reguler dan jual asing bersih Rp 586,1 miliar di pasar negosiasi. Aliran masuk asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BMRI (Rp 196,8 miliar), disusul KLBF (Rp 193,3 miliar), dan BBRI (Rp 88,7 miliar). Sedangkan outflow asing terbesar di pasar reguler tercatat ITMG (Rp 104,2 miliar), ASII (Rp 82,7 miliar), dan UNVR (Rp 30,3 miliar). Top leading mover adalah BBCA, ARTO, dan BMRI, sedangkan BYAN, MASA, dan ITMG menjadi top lagging mover.

BACA JUGA:   Aksi Ambil Untung Akhiri Perdagangan Saham

Sebanyak 523 kasus baru COVID-19 dilaporkan di Indonesia pada Minggu (31/10), dengan angka positif 0,3%. Sejauh ini, ada 4,24 juta kasus di Indonesia, dengan 4,08 juta pasien sembuh (tingkat kesembuhan: 96,3%, kasus aktif: 12 ribu).

Terkait vaksinasi, 119 juta orang di Indonesia telah menerima vaksin COVID-19 dosis pertama (+510 ribu pada hari Minggu), dan 73,6 juta telah menerima dosis kedua (+408 ribu pada hari Minggu).

Pagi ini, Kospi naik 0,42%, dan Nikkei melonjak 1,98%.

“Kami memperkirakan IHSG akan rebound hari ini, didorong oleh sentimen positif dari bursa global dan regional,” demikian tertulis.

Foto: Rendy MR

Previous Post

Kekuatan Pertanian RI Sangat Besar

Next Post

Indra Karya bersama Danareksa Group Gelontorkan Bantuan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR