Jakarta, TopBusiness—Peluang industri Muslim dan industri halal cukup menjanjikan. Warga Muslim dunia diperkirakan membelanjakan lebih dari USD 2 triliun di sektor makanan, produk farmasi, kosmetik, fashion, serta rekreasi.
“Embracing Jakarta Muslim Fashion Week 2021 diharapkan akan menguatkan industri fashion Muslim di dalam negeri dan membuka peluang bisnis di pasar global,” ungkap Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Didi Sumedi, hari ini.
Didi memperkirakan, nilai ekspor produk halal Indonesia baru mencapai USD 6 miliar atau peringkat ke-21 dunia. Sementara untuk ekspor fashion Muslim, diperkirakan USD 4,1 miliar atau peringkat ke-13 dunia.
Menurut The State of Global Islamic Economic, pertumbuhan industri fashion Muslim di Indonesia adalah yang terbaik kedua di dunia, dengan konsumsi mencapai USD 21 miliar dan pertumbuhan rata-rata 18,2 persen per tahun. Adapun berdasarkan Global Religious Futures, Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Jumlah penduduk Muslim di Indonesia saat ini mencapai 13 persen dari populasi Muslim dunia.
Kementerian Perdagangan berkomitmen mengembangkan industri fashion Muslim di Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai pusat fashion Muslim dunia.
Dengan menggandeng Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Kementerian Perdagangan mengagendakan gelaran ‘Embracing Jakarta Muslim Fashion Week’ pada 18 November 2021 mendatang di Aquatic Gelora Bung Karno, Jakarta.
