TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Menkeu: Ekonomi RI Terakselerasi di Kuartal IV

Nurdian Akhmad
10 November 2021 | 15:46
rubrik: Ekonomi
Sukses Perangi Rentenir, Kota Malang Diganjar OJK TPAKD Award

Jakarta, TopBusiness –  Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat karena pandemi yang terkendali dan menurunnya kasus covid-19 dalam beberapa bulan terakhir, aktivitas ekonomi masyarakat pun terlihat meningkat.  

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati berharap, akselerasi kegiatan ekonomi di kuartal IV ini terus terjadi.  “Indonesia dilihat sebagai suatu negara dengan populasi besar, geografis besar mampu menurunkan kasus varian delta secara cukup cepat, cukup drastis. Ini menyebabkan kegiatan ekonomi mulai terlihat normal. PMI melonjak lagi dan kita berharap akan memulihkan akselerasi kegiatan ekonomi di kuartal IV,” kata Menkeu, Rabu (10/11/2021).

Namun, Menkeu mengingatkan, covid-19 masih berada di tengah kehidupan manusia, sehingga penerapan protokol kesehatan menjadi penting. Pada saat yang sama pemerintah juga mempercepat proses vaksinasi yang kini sudah diatas 200 juta suntikan dan diharapkan bisa mendekati herd immunity pada akhir tahun ini.

Sri Mulyani menceritakan, covid-19 yang bermutasi secara cepat memberikan dampak luar biasa terhadap upaya pemulihan ekonomi di Indonesia maupun dunia. Ketika terjadi kenaikan kasus covid-19 secara signifikan, maka aktivitas perekonomian menjadi dibatasi sehingga pemulihan ekonomi menjadi terhambat.

 “Kita lihat di Indonesia pada kuartal I-2021 kita belum terkena varian delta. Namun waktu itu kenaikan kasus covid-19 menyebabkan pemerintah harus melakukan restriksi yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi tertahan di bawah nol persen,” ucapnya.

 Pada kuartal II-2021, momentum pemulihan menjadi sangat kuat karena covidnya terkendali sehingga ekonomi tumbuh di atas tujuh persen. Sayangnya di kuartal III saat dihantam varian delta, kegiatan masyarakat menjadi terbatas yang membuat ekonomi hanya tumbuh 3,5 persen karena konsumsi dan investasi turun.

 “Begitu dasyatnya setiap kasus covid naik, mempengaruhi kegiatan ekonomi masyarakat dan ini suatu tantangan tidak hanya di bidang kesehatan karena konsekuensi dari sisi kesejahteraan rakyat menjadi tantangan di bidang ekonomi dan keuangan,” papar dia.

BACA JUGA:   Inflasi 2022 Tak Setinggi Prediksi, Dukung Sasaran 2023
Tags: Menkeusri mulyani
Previous Post

Belanja Global Produk Muslim Diprediksi USD2 Triliun

Next Post

Peringati Hari Pahlawan, HPI Ajak Pemuda jadi Inspirator Generasi Bangsa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR