E
Jakarta-Thebusinessnews. PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) berencana akan kembali melakukan sekuritisasi Kredit Perumahan Rakyat (KPR ) milik PT BTN Tbk (BBTN ) senilai Rp 1,8 triliun tahun 2016. Hal ini merupakan kelanjutan penerbitan Efek Beragun Aset- Surat Partisipas(EBA-SP) KPR SMF-BTN01 pada hari ini.
Direktur Utama SMF Rahardjo Adisusanto mengatakan awalnya penerbitan efek tersebut berbasis KPR itu direncanakan Rp 2 triliun pada tahun ini. Namum karena kelesuan ekonomi maka pada penerbitan perdana EBA SP berbasis KPR itu di cicil senilai Rp 181 miliar dan sisanya akan di terbitkan tahun depan.
“Karena kondisi ekonomi yang melambat dan itu atas keinginan BBTN ” ujar dia di Jakarta, Jumat 4 Desember 2015
Ia menjelaskan, BTN sebagai kreditur asal akan terdampak pada portofolionya, dimana akan berkurang dan harus membukukan kembali portofolio. Sementara kemampuan KPR komersial sudah berkurang.”Sehingga Rp 181 miliar dulu baru Rp 1,8 triliun tahu depan.” Terang dia.
Selain BBTN,SMF juga akan mengandeng satu bank BUMN dan satu bank non BUMN yang tergolong memiliki portofolio KPR besar untuk menerbitkan efek serupa. Namum rencana itu masih terkendala persoalan Penurun aset akibat sekuritisasi portofolio KPR.”Ini yang sedang kami cari jalan keluarnya,sebab EBA-SP cocok pendanaan jangka sesuai dengan karakter KPR.”Tutup dia.(az )