TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Gaikindo Patok Penjualan Mobil Tahun Depan Capai 900 Ribu Unit

Nurdian Akhmad
12 November 2021 | 15:06
rubrik: Business Info
Pembangunan Infrastruktur Dongkrak Penjualan Mobil pada Kuartal I 2018

Foto: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – – Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia)  memasang target penjualan mobil nasional lebih tinggi di tahun depan. Pada 2022, Gaikindo menargetkan penjualan mobil nasional 900 ribu unit.

“Target penjualan mobil tahun depan saya perkirakan sekitar 900.000 sampai 950.000 unit, tergantung kondisi market-nya seperti apa,” kata Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi di sela Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang resmi dibuka  Jumat (12/11/2021) di ICE BSD Tangerang.

Menurut Nangoi, kondisi pasar otomotif nasional di tahun depan diprediksi masih belum normal. Gaikindo masih mengkhawatirkan pandemi Covid-19. “Tapi nanti kalau memang kondisinya sudah membaik, targetnya akan kami naikkan. Kalau kondisinya normal, target pasti akan naik.”

Pada tahun ini, Gaikindo telah menaikkan target penjualan mobil nasional dari semula 750.000 menjadi 850.000 unit. Optimistisme Gaikindo tidak terlepas dari dukungan pemerintah melalui relaksasi pajak berupa PPnBM nol persen yang berlaku hingga akhir tahun ini.

Gaikindo tidak menargetkan transaksi pada ajang pameran otomotif tahunan GIIAS  tahun 2021 ini. Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara mengatakan, pada gelaran GIIAS 2021, pihaknya akan berfokus pada kemajuan industri otomotif ke depan seiring dengan pemulihan ekonomi nasional.

“Untuk target sebenarnya kita tak ke situ, sebenarnya pameran GIIAS ini bukan targetnya jumlah pengunjung atau jumlah transaksi dari dulu kita memang tak menggaungkan itu,” kata ujar Kukuh.

Gaikindo bersyukur dapat menyelenggarakan pameran secara offline setelah absen di tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19. “Ini gelaran di tengah pandemi, harus disyukuri kita harus menjalankannya dengan penuh kedisiplinan di tengah banyaknya jumlah pengunjung, yang penting adalah kita menyampaikan informasi terntang pengembangan terbaru mengenai industri otomotif,” paparnya.

BACA JUGA:   Berkat Stimulus Pajak, Penjualan Otomotif Tumbuh 126,6 Persen

Mengenai teknologi baru di sektor industri, dirinya menilai ajang pameran sebagai unjuk gigi di beberapa pencapaian di sektor otomotif dan pengenalan berbagai model transportasi baru.

Tags: gaikindopenjualan otomotif
Previous Post

Ekspor CPO RI Menurun, India Penyumbang Terbesarnya

Next Post

Presiden Jokowi Resmikan Jalan Bypass BIL – Mandalika dan Sirkuit Mandalika

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR