TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Perantau Minang Dihimbau Jadi Investor Pendirian Bank Nagari Syariah

Nurdian Akhmad
8 December 2015 | 16:35
rubrik: Finance
Jakarta-Thebusinessnews. PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat yang lebih di kenal Bank Nagari telah menyiapkan langkah untuk memenuhi ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenai Unit Usaha Syariah (UUS).
Sebagaimana diketahui tahun 2023 sebagai batas terakhir UUS melakukan pemisahan dari badan usahanya atau spin off. Direktur Utama Bank Nagari,Suryadi Asmi menyatakan bahwa sesuai ketentuan untuk mendirikan Bank Syariah harus bermodalkan lebih dari Rp 500 miliar .” Untuk itu kami telah membicarakan dengan pemilik yakni pemerintah provinsi Sumatera Barat dan pemerintah kota se Sumatera barat untuk menambah modal.” Ujar dia di Jakarta, Selasa, 8 Desember 2015.
Disamping pilihan diatas,pihaknya juga akan meminta para perantau Minang yang tersebesar seantero nusantara untuk menjadi investor pendirian PT Bank Nagari Syariah. Ia menilai gerakan seribu minang atau Gebu Minang menjadi calon investor potensial. ” Potensinya sangat besar sebab jumlah perantau minang tergabung dalam Gebu Minang dan setiap Kabupaten Kota terdapat organisasi serupa.” Ujar dia.
Ia menambahkan,prospek pertumbuhan perbankan syariah    di Sumatera Barat sangat besar karena masyarakat Minang yang terkenal agamis. Sementara ini penguasaan pasar UUS Bank Nagari dibandingkan dengan perbankan syariah Sumater Barat mencapai 30 persen.
Sementara sumbangsih UUS terhadap Bank Nagari memang masih kecil yakni tujuh persen,baik dari sisi aset, Dana Pihak Ketiga dan penyaluran kredit. ” UUS kami dengan total aset Rp 1,3 triliun namum menghasilkam laba cukup baik sekitar Rp 55 miliar hinga Rp 60 miliar ” ujar dia. Namum pada 2016 porsi UUS diharapkan meningkat menjadi 8 persen hinga 9 persen. ( az)

 

BACA JUGA:   AAJI Tanam 1.525 Bibit Mangrove, Langkah Nyata Industri Asuransi Jiwa untuk Masa Depan Berkelanjutan
Previous Post

Kebijakan Menteri Susi Persingkat Melaut Armada DPUM

Next Post

Bank Nagari Lepas Surat Utang Rp 600 Miliar.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR