Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (26/11/2021) akhir pekan ini, terkoreksi sebab isu virus Covid-19 varian baru B.1.1.529.
Indeks komposit Jakarta ini terpental 137,79 poin setara dengan 2,06 persen ke posisi 6.561,553. Sebanyak 45 saham terlikuid dalam bentuk indeks LQ-45 turun 24,03 poin (2,49 persen) ke posisi 941,112.
Investor mengkhawatirkan tentang virus Covid-19 varian baru. Sejumlah sektor akhirnya alami tekanan jual, terutama industri sebanyak 3,61 persen, diikuti industri dasar (2,82) dan properti (2,52).
Perdagangan berlangsung marak dengan frekuensi mencapai 1.606.687 kali dengan volume sebanyak 28.418.759.587 unit saham dengan nilai transaksi harian Rp 16,470 triliun.
Foto: Rendy MR
