TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Phapros Gencar Ekspansi Pasar ke Amerika Selatan

Nurdian Akhmad
26 November 2021 | 16:17
rubrik: Business Info
RUPS Pertama, Phapros Langsung Sebar Dividen

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness –  Setelah menyasar pasar Asia, PT Phapros Tbk mulai gencar melakukan ekspansi meski pandemi covid-19 masih terjadi. Salah satu ekspansi yang dilakukan adalah melakukan ekspor obat antituberkulosis ke Peru, Amerika Selatan, yang harapannya berdampak positif terhadap laju bisnis.

Direktur Utama Phapros Hadi Kardoko mengatakan penjajakan kerja sama ekspor Obat Anti Tuberkulosis (OAT) ini telah berlangsung sejak akhir tahun lalu dan memang ditujukan untuk program pemerintah negara setempat di 2021.

Ia menambahkan terdapat hubungan yang baik antara Indonesia dengan Peru, di Phapros sebagai keluarga besar BUMN farmasi saat itu mengetahui kebutuhan yang besar atas produk OAT di Peru, termasuk upaya menekan prevalensi kasus penyakit tersebut di sana.

“Sehingga, kami siap menjalin kerjasama dengan Peru di 2020 lalu untuk produk obat TBC yang juga merupakan salah satu produk unggulan hasil pengembangan sendiri. Kerja sama di 2020 tersebut kemudian diwujudkan melalui ekspor kami ke Peru di hari ini,” ujar Hadi, dalam keterangan persn tertulisnya, Jumat (26/11/2021).

Menurut World Health Organisation (WHO), prevalensi kasus TBC di Peru merupakan yang tertinggi di wilayah Amerika. Tingkat keberhasilan pengobatannya cenderung lambat hanya sekitar 1,5 persen per tahun di mana angka tersebut perlu ditingkatkan hingga 4-5 persen untuk mengakhiri epidemi TBC dan penyakit menular lainnya di 2030.

Hadi menuturkan bahwa Peru memiliki beberapa perusahaan farmasi lokal, namun di antara mereka belum ada yang bisa memproduksi obat TBC, sehingga ekspor ini juga merupakan salah satu pencapaian Phapros di 2021. Adapun saat ini total nilai ekspor ke Peru di 2021 baru di bawah Rp10 miliar.

“Namun di masa depan kami optimistis nilainya bisa lebih besar seiring adanya proyek tender pemerintah negara setempat maupun negara lain di sekitarnya. Dengan upaya peningkatan ekspor ini, dalam beberapa tahun ke depan kami juga menargetkan kontribusi ekspor bisa di bawah 10 persen dari total revenue kami,” tuturnya.

BACA JUGA:   Phapros Salurkan Dana PKBL Tahap I-2021 ke Pelaku UMKM

Sebelumnya pada 2020, Phapros melalui anak usahanya, PT Lucas Djaja Group juga telah melakukan ekspor ke Afghanistan dan Kamboja dengan mengirim beberapa jenis obat seperti antibiotik jenis amoxicillin, obat resep kortikosteroid jenis dexamethasone, dan obat untuk sakit maag.

Tags: Amerika SelatanEkspor obatPT Phapros Tbk
Previous Post

Indeks di Akhir Pekan Terkoreksi

Next Post

Kolaborasi 25 BUMN Dukung Rehabilitasi Mangrove di Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR