TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hari ini, Bendungan Gongseng Garapan Hutama Karya Diresmikan Presiden Jokowi

Albarsyah
30 November 2021 | 16:09
rubrik: BUMN
Hari ini, Bendungan Gongseng Garapan Hutama Karya Diresmikan Presiden Jokowi

Jakarta, TopBusiness – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berhasil merampungkan  proyek pembangunan Bendungan Gongseng yang terletak di Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Pembangunan Bendungan Gongseng yang  dimulai sejak tahun 2013 dengan Hutama Karya sebagai kontraktor pelaksana diresmikan  langsung oleh Presiden Joko Widodo hari ini, Selasa (30/11). 

Turut hadir dalam peresmian ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),  Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Prawansa, Ketua Komisi V DPR  RI, Lasarus S.Sos, M.Si, Kajati Provinsi Jawa Timur, Mohamad Dofir, Kapolda Jawa Timur,  Irjen Pol Nico Afinta, Direktur Jenderal Sumber Daya Air, Ir. Djarot Widyoko, Direktur  Operasi I Hutama Karya, Novias Nurendra serta pejabat lainnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa Provinsi Jawa Timur kini  memperoleh tambahan 2 bendungan, yakni Bendungan Gongseng dan Bendungan Tugu.  “Pagi hari ini, Alhamdulillah kita mendapatkan tambahan 2 bendungan besar di Jawa Timur yakni Bendungan Gongseng di Bojonegoro dan Bendungan Tugu di Trenggalek. Keduanya  telah siap untuk dimanfaatkan dalam rangka ketahanan pangan kita dan diharapkan aktivitas pertanian masyarakat semakin meningkat, petani semakin produktif dan bisa menanam dan panen sehingga kita harapkan pendapatannya meningkat,” jelas Joko Widodo (Jokowi). 

Sementara itu, Direktur Operasi I Hutama Karya, Novias Nurendra, mengatakan bahwa Hutama  Karya bangga menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur, khususnya di bidang Irigasi dan  bendungan. “Hutama Karya sebagai BUMN Karya tentu siap menyukseskan program  pemerintah untuk menyelesaikan serta melanjutkan pembangunan bendungan di Indonesia,  meskipun tidak sedikit tantangan yang harus dihadapi untuk mencapai target, namun dengan  komitmen yang nyata, Hutama Karya mampu merampungkan Bendungan Gongseng yang juga menjadi salah satu daftar dari 15 proyek bendungan yang diresmikan pada tahun 2021 ini,” ujar  Novias dalam keterangan resmi.

BACA JUGA:   Hutama Karya Konsisten jadi Pengembang Infrastruktur

Bendungan Gongseng yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp 578 miliar ini dibangun oleh Hutama Karya sebagai kontraktor pelaksana. Berdaya tampung sebesar 22,43 juta m3,  Bendungan Gongseng dapat menyediakan air baku sebesar 300 liter/detik serta mampu  memenuhi kebutuhan irigasi sawah seluas 6,191 hektar. “Selain untuk irigasi, bendungan ini  juga difungsikan untuk penyediaan air baku 300 liter/detik, konservasi air dan pariwisata, reduksi banjir sebesar 44,70% atau 121,18 m3/detik dari 270,10 m3/detik menjadi 149,92  m3/detik (Q50) serta sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,7  megawatt. 

Dalam mempercepat pembangunannya, Hutama Karya telah menerapkan beberapa inovasi  digitalisasi konstruksi, salah satunya yang diterapkan di Bendungan Gongseng adalah  Geographic Information System (GIS). “Digitalisasi konstruksi yang saat ini tengah diterapkan merupakan kebutuhan korporasi untuk meningkatkan daya saing dan memastikan efisiensi, serta efektivitas kerja terpenuhi sesuai aspek-aspek yang menjadi project constraint (time,  quality, cost dan sebagainya). Kami berharap dengan rampungnya Bendungan Gongseng ini  mampu memberikan manfaat yang positif bagi masyakarat sekitar khususnya para petani di  Bojonegoro. Selain itu kami juga berharap pariwisata akan bertumbuh, roda perekonomian  akan terus begerak sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” tutup Novias Nurendra. 

Sebelumnya, Bendungan Gongseng yang merupakan bendungan tipe urugan batu inti tegak  dengan tinggi bendungan utama 34 meter dan panjang puncak total mecapai 422 meter tersebut  telah dimulai proses pengisian awal air atau impounding melalui penutupan pintu conduit sejak  bulan September 2021 silam dan ditargetkan akan terisi penuh pada Februari 2022 mendatang.

Selain dilakukan proses pengisian air, pemanfaatan area sabuk hijau (greenbelt) di sekitar area  Bendungan Gongseng juga terus dilakukan dengan menanam berbagai jenis pohon yang  bernilai ekonomis. Diantaranya yakni pada tahun 2020 telah dilakukan penanaman sebanyak  1000 batang pohon seperti Pohon Mangga, Klengkeng, dan Nangka. Di tahun 2021, telah  disiapkan sebanyak 5000 batang pohon yang dapat ditanam untuk mendukung pemanfaatan  area tersebut. 

BACA JUGA:   Dukung IIFC, BSI Siap Akselerasikan Global Hub & Islamic Ecosytem

Dukung Pertanian

Pembangunan Bendungan Gongseng sangat diperlukan untuk mendukung ketahanan pangan  nasional dan penyediaan air baku khususnya di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur  yang juga dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Seperti dikutip pada laman  pu.go.id, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono,  mengatakan pengelolaan sumber daya air dan irigasi akan terus dilanjutkan dalam rangka  mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan. “Dengan demikian pembangunan  bendungan yang diikuti oleh pembangunan jaringan irigasinya dibangun dengan biaya besar  dapat bermanfaat karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” ujar  Basuki Hadimuljono. 

Selain itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah pada sambutannya dalam prosesi impounding Bendungan Gongseng (22/09) menyampaikan bahwa perhatian pemerintah pusat terhadap  penyediaan dan pengendali di Kabupaten Bojonegoro sudah tepat. “Sesuatu yang tidak dapat  dihindari dalam pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya pertanian adalah kebutuhan  air. Maka atas nama Pemkab Bojonegoro, tidak hentinya saya mengucapkan terima kasih  kepada pemerintah pusat atas terselesaikannya Bendungan Gongseng.” terang Anna  Mu’awanah.

Previous Post

Ditopang PMMP, Sawit Sumbermas Komit Kembangkan Prinsip Keberlanjutan

Next Post

Industri Hijau Picu Hemat Energi Rp3,2 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR