TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tahun Ini Emiten Baru Sulit Capai 20

Nurdian Akhmad
11 December 2015 | 12:55
rubrik: Business Info
Jakarta- Thebusinessnews. Setelah PT Kino Indonesia Tbk (KINO) mencatatkan saham perdana pagi ini ,maka Hingga minggu kedua Desember PT Bursa Efek Indonesia hanya berhasil merangkul 18 emiten baru.
Untuk mencapai target angak 20 emiten baru agak sulit. Pasalnya satu dari dua calon emiten yang telah mendapat ijin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan ( OJK )menunda pelaksanaan pencatata saham perdananya pada tahun 2016.
Calon emiten yang dimaksud,PT Buyung Poetra Sembada. Menurut Direktur Penilaian Samsul Hidayat mengatakan bahwa PT Buyung Poetra Sembada telah menunda rencana Listingnya pada tahun depan.”Mundur, karena daya serap pasar saat penawaran awal tidak tercapai.” Ujar dia di Jakarta,Jumat, 11 Desember 2015.
Namum demikian Samsul tetap yakin hingga akhir tahun ini akan terdapat 20 hinga 21 emiten baru.” Sampai akhir tahun ini 20 atau 21 emiten baru.” Ujar dia.sementara seharisebelumnya Direktur Utama PT Bursa efek Indonesia, Tito Sulistio yakin hingga akhir tahun akan ada 22 emiten baru. (Az)
BACA JUGA:   TOBA Cari Pinjaman Perbankan Lebih Dari USD220 Juta
Previous Post

Penjamin Efek Khawatir Merugi Jika Penjatahan Saham IPO Diatur.

Next Post

Pencatatan Perdana KINO Naik Tipis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR