Jakarta- Thebusinessnews. Setelah PT Kino Indonesia Tbk (KINO) mencatatkan saham perdana pagi ini ,maka Hingga minggu kedua Desember PT Bursa Efek Indonesia hanya berhasil merangkul 18 emiten baru.
Untuk mencapai target angak 20 emiten baru agak sulit. Pasalnya satu dari dua calon emiten yang telah mendapat ijin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan ( OJK )menunda pelaksanaan pencatata saham perdananya pada tahun 2016.
Calon emiten yang dimaksud,PT Buyung Poetra Sembada. Menurut Direktur Penilaian Samsul Hidayat mengatakan bahwa PT Buyung Poetra Sembada telah menunda rencana Listingnya pada tahun depan.”Mundur, karena daya serap pasar saat penawaran awal tidak tercapai.” Ujar dia di Jakarta,Jumat, 11 Desember 2015.
Namum demikian Samsul tetap yakin hingga akhir tahun ini akan terdapat 20 hinga 21 emiten baru.” Sampai akhir tahun ini 20 atau 21 emiten baru.” Ujar dia.sementara seharisebelumnya Direktur Utama PT Bursa efek Indonesia, Tito Sulistio yakin hingga akhir tahun akan ada 22 emiten baru. (Az)