TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Industri Penerbangan Masa Pandemi, Muncul Maskapai Baru dan Operasional Kian Efisien

Nurdian Akhmad
8 December 2021 | 10:54
rubrik: Business Info
Garuda Indonesia-Sriwijaya Group Kerja Sama Perluas Jaringan

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional/INACA menilai terjadi fenomena menarik dalam penerbangan nasional saat pandemi Covid-19. Kondisi ini mengindikasikan pasar transportasi udara tetap menarik dan diharapkan segera pulih.

“Akibat pandemi banyak maskapai nasional berhenti beroperasi atau mengurangi kapasitas produksinya, namun di sisi lain, banyak maskapai baru yang muncul dengan performa yang baik. Ini fenomena menarik,” kata Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/12/2021).

Hal itu disampaikan saat INACA bekerja sama dengan perusahaan manufaktur pesawat Boeing mengadakan Fleet Planning Workshop secara virtual. Dikatakan, pandemi yang telah berlangsung selama kurang lebih 2 tahun telah berdampak sangat besar pada sektor transportasi udara di Indonesia.

Akibat adanya pembatasan mobilisasi masyarakat untuk menghambat penyebaran virus Corona, berimbas pada menurunnya jumlah penumpang pesawat, dan akhirnya berdampak pada pendapatan maskapai penerbangan. Perusahaan penerbangan harus melakukan berbagai upaya pemulihan yang akan berdampak pada keberlanjutan bisnisnya untuk tetap memberikan layanan transportasi.

Pengelolaan sumber daya yang efektif dan efisien menjadi salah upaya untuk menekan biaya, agar keberlangsungan usaha tetap terjaga. Denon menyatakan workshop yang dilakukan sangat relevan dengan kondisi penerbangan nasional saat ini mengingat berkurangnya jumlah armada membutuhkan pengelolaan yang baik untuk dapat memenuhi permintaan pasar penumpang dan kargo.

“Dengan demikian operasional penerbangan dapat berjalan efektif, efisien dan maskapai mendapatkan pendapatan yang baik sebagai bekal untuk melakukan pertumbuhan pasca pandemi,” katanya.

Menurut kertas putih INACA bekerjasama dengan Universitas Padjajaran, penerbangan domestik Indonesia akan mulai pemulihan pada tahun 2022 dan optimal seperti sebelum pandemi di tahun 2024. Sedangkan penerbangan internasional diprediksi mulai internasional tahun 2023 dan optimal tahun 2026.

BACA JUGA:   PSBB Transisi, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Naik 5%
Tags: INACAmaskapai penerbangan
Previous Post

Hutama Karya Gapai Penghargaan BIM Internasional

Next Post

PUPR Nilai Kualitas Layanan Jalan Tol

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR