TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Tekan Emisi Karbon, PTBA dan INKA Sepakat Kembangkan Kendaraan Tambang Listrik

Busthomi
8 December 2021 | 13:08
rubrik: Business Info
Tekan Emisi Karbon, PTBA dan INKA Sepakat Kembangkan Kendaraan Tambang Listrik

Jakarta, TopBusiness – Sesuai arahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo untuk mulai mengurangi emisi karbon secara bertahap, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) bersama PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA menandatangani nota kesepahaman (MoU)untuk mengembangkan kendaraan tambang berbasis listrik.

Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi BUMN dalam rangka mendukung Pemerintah mendorong target Net Zero Emission pada 2060.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi mengapresiasi kesepakatan ini. Hal ini sejalan dengan komitmen Pemerintah untuk mencapai target Net Zero Emission sesuai target yang sudah ditetapkan.

“Pencapaian target Net Zero Emission tersebut tentu membutuhkan peran aktif berbagai pihak dan didukung oleh teknologi yang mumpuni. Pemerintah saat ini tengah menyusun peta jalan demi menghadapi berbagai tantangan serta risiko perubahan iklim di masa mendatang,” ujar Agung dalam keterangannya, Rabu (8/12/2021).

Untuk mencapai target nol emisi tersebut, Pemerintah juga tengah menerapkan lima prinsip utama, yaitu peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan, pengurangan energi fosil, kendaraan listrik di sektor transportasi, peningkatan pemanfaatan listrik pada rumah tangga dan industri, serta pemanfaatan Carbon Capture and Storage (CCS), jelas Agung.

Direktur Utama PT Bukit Asam Tbk Suryo Eko Hadianto menambahkan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia menuju net zero emission pada 2060, perusahaan BUMN memiliki peluang berkontribusi optimal mewujudkan komitmen tersebut salah satunya dengan mengarahkan kendaraan operasional pertambangan untuk beralih ke listrik.

“Ini peluang bagi kita untuk mengembangkan, daripada harus beli atau impor. Jadi semaksimal mungkin bisa kurangi impor,” tandas dia sesaat sebelum penandatangan MoU tersebut.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini selanjutnya akan dilanjutkan dengan pembentukan tim dan penyusunan kajian bersama yang komprehensif sehubungan dengan pengembangan kendaraan tambang berbasis listrik ramah lingkungan.

BACA JUGA:   Bangun Pabrik di Banyuwangi, INKA Gandeng Stadler Rail

“Saya berharap penandatanganan ini bisa segera ditindaklanjut ke tahap berikutnya, sehingga pada akhir tahun 2022 sudah ada prototype kendaraan yang bisa dikembangkan,” lanjut Suryo.

Sementara itu, Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro menjelaskan bahwa kerja sama ini didasari oleh keahlian masing-masing perusahaan.

“Kami berkolaborasi, yang dimiliki oleh INKA adalah membuat kendaraan berbasis listrik. PTBA memiliki keahlian sebagai operator tambang, ini bagaimana supaya bisa berhasil sehingga bisa kembangkan kendaraan tambang berbasis listrik,” katanya.

Sebelum kesepakatan program pengurangan emisi karbon melalui kendaraan dilakukan, PTBA telah memiliki serangkaian program untuk tujuan yang sama, antara lain yaitu:

  • Mengubah alat pertambangan berbahan bakar minyak menjadi berbahan bakar listrik lewat program Eco-Mechanized Mining (e-MM)
  • Mengganti kendaraan operasional menjadi kendaraan listrik
  • Melakukan reforestasi pada lahan bekas tambang, dengan menggandeng Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk melakukan studi terkait tanaman yang mampu mereduksi emisi karbon di udara; dan
  • Mengganti bahan perusak ozon (BPO) seperti penggunaan refrigerant AC yang ramah lingkungan dan penggantian BPO-Halon 1211 pada Alat Pemadam Api Ringan (APAR)

“Wujud komitmen terhadap isu Perubahan Iklim juga telah ditunjukkan dengan kerja sama strategis antara PTBA dengan lembaga international CDP (Carbon Disclosure Project) dalam bentuk pendampingan penyusunan Laporan CDP-Climate Change PTBA,” ujar Agung lagi.

FOTO: Istimewa

Tags: emisi karbonINKAkendaraan tambang listrikptba
Previous Post

Perusahaan Basic Material Sektor Pertambangan Ini Resmi Melantai di BEI

Next Post

2022, PHR Targetkan Produksi Capai 180.000 Barel per Hari

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR