TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Webinar FDMI Digelar, Para Pakar Multidisiplin Berbagi Gagasan untuk Capai Ekonomi Terbesar ke-5 di 2045

Busthomi
11 December 2021 | 17:59
rubrik: Ekonomi
Webinar FDMI Digelar, Para Pakar Multidisiplin Berbagi Gagasan untuk Capai Ekonomi Terbesar ke-5 di 2045

Jakarta, TopBusiness – Program Hybrid Webinar dari Forum Doktor Multidisiplin Indonesia (FDMI), dengan Tema “Indonesia Outlook 2022: Coming Out From Pandemic,” yang diselenggarakan di Bidakara Hotel, Jakarta, pada tanggal 4 Desember 2021 telah berjalan dengan lancar dan sukses.

Webinar ini digagas dan diselenggarakan oleh FDMI yang merupakan forum doktor dari berbagai disiplin ilmu (multi disiplin), baik alumni dari Perguruan Tinggi dalam maupun luar negeri.

Selain itu hadir Stakeholders dari FDMI dimana dalam konsep PENTA HELIX diwakili oleh: Akademician (seperti dosen dan juga kalangan civitas akademis); business yang diwakili pelaku bisnis riil, pemilik usaha dan eksekutif dunia bisnis; community diwakili Community of Practice (CoP) seperti: CoP Gen Milenial untuk Data Analyticsc, CoP Bisnis Gen Milenial, dan sebagainya; juga Government yang diwakili oleh Kementerian/Lembaga/Pemda; dan kalangan media.

Dalam sambutannya Dr. Pandu Patriadi mewakili Pendiri Forum Doktor Multidisiplin Indonesia (FDMI) menjelaskan, sebagai forum komunitas kaum intelektual dari berbagai latar belakang bidang ilmu, seperti sosial politik, pertahanan keamanan, hukum, ekonomi, keuangan, manajemen bisnis, teknik, lingkungan, kesehatan, kependidikan, dan teknologi informasi tentunya dapat memberikan perspektif, analisis dan rekomendasi strategis yang solutif terhadap permasalahan makro maupun mikro yang terjadi pada bangsa dan negara Indonesia.

“Tujuan dari Seminar Webinar ini adalah, sebagai sebuah upaya deseminasi pemikiran dari para angggota FDMI yang bergerak di semua bidang, baik sebagai akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintahan (K/L/Pemda) dan media,” ungkap Dr. Pandu di acara itu.

Sesuai kapasitas dan keahlian masing-masing anggota memberikan rancangan atau gagasan pemikiran untuk menyiapkan Indonesia untuk target 10 Besar Ekonomi Dunia (2035) dan target 5 Besar Ekonomi Dunia atau Indonesia Emas setelah 100 tahun merdeka di tahun 2045.

Adapun Narasumber Pembicara yang mempresentasikan terkait disiplin ilmu dan lingkup tugas pada Instansi atau Badan Usaha adalah bidang:

-Sosial Politik dan Hankam: Dr. Harjo Susmoro  (Sekretaris Jenderal WANTANAS)

-Hukum: Dr. Suhardi Somomoeljono (Pengacara & Founder AAS Law Firm)

-Ekonomi: Dr. Pandu Patriadi  (Analisis & Akademisi Kebijakan Keuangan Negara)

-Keuangan & Perbankan: Dr. Tongam Tobing (Eksekutif Otoritas Jasa Keuangan) dan Dr. Sofie Suryasnia  (Eksekutif PT BPD Jabar & Banten Tbk)

BACA JUGA:   Sokong Investor Tiongkok, Deloitte Terbitkan Publikasi IWI 2025 Versi Bahasa Mandarin

-Ekonomi & Bisnis Inklusif: Dr. Maru Saha (Eksekutif Institusi Keuangan & Capital Market)

-Bisnis Implementasi: Dr. (Cand) Luhung Kushonggo (Direktur Utama & Founder PT Sustraco Adikreasi) dan Jamaluddin Alkatriri (Direktur Utama & Founder PT Asapitex Jaya).

Selain itu, dalam Program Acara Webinar dengan Tema “Indonesia Outlook 2022: Coming Out From Pandemic” didukung oleh Tim Ahli FDMI, seperti di antaranya :

-Bidang Ekonomi: Dr. Yulius Ibnoe (Eksekutif & Praktisi Kebijakan Keuangan Publik)

-Bidang Manajemen (Strategik): Dr. Rahajeng Widya (Pengusaha dan Akademisi)

-Bidang Manajemen (Logistik): Dr. Sandriana Maria (Pengajar Universitas Trisakti)

-Bidang Keuangan & Akuntansi: Dr. Yuli Teguh Hidayat (Praktisi Perpajakan & Keuangan Negara)

-Bidang Moneter & Perbankan : Dr. Tumpak Silalahi (Praktisi & Analisis Kebijakan Otoritas Moneter)

-Bidang Keuangan & Perbankan: Dr. Yunisyaaf YA (Konsultan & Akademisi Keuangan & Perbankan)

-Bidang Manajemen UMKM: Dr. Suparjiman (Eksekutif & Akademisi PT. TELKOM  Tbk)

Hasil Webinar

Dari hasil diskusi pada acara Seminar Webinar FDMI yang berlangsung di Hotel Bidakara Pancoran Jakarta dimulai Jam 09.00 Pagi sd Jam 16.00 WIB. Maka dapat disimpulkan:

Dalam memasuki era Indonesia emas di tahun 2045 dengan indikator kemandirian pangan, ekonomi, politik, teknologi dan sosial budaya  merupakan cita-cita dan target bangsa Indonesia dan di tahun 2045 itulah ekonomi Indonesia bisa mencapai posisi 4 atau 5 besar negara terkuat ekonomi di dunia.

Seperti diungkapkan oleh Laksamana Madya TNI AL Dr. Harjo Susmoro melihat dari kacamata Geo Strategis, Geo Ekonomi dan Geo Politik posisi Indonesia sudah unggul, Indonesia berada pada posisi silang dunia, Indonesia sebagai SLOC/SLOT dari 9 Choke Point Dunia berada di Indonesia.

“Dan sekitar 80% perdagangan dunia itu lewat laut, dan ternyata 40%-nya itu lewat perairan Indonesia. Itu luar biasa. Untuk itu kita harus bisa memanfaatkan untuk kepentingan bangsa dan negara. Sudah seharusnya kita tak hanya jadi penonton, tapi harus jadi pemain dan memberikan pengaruh ke dunia,” jelas Dr. Harjo.

BACA JUGA:   RI Bidik Pasar Alternatif di Tengah Risiko Gangguan Jalur Hormuz

Demikian juga dari sisi ekonomi Dr. Pandu Patriadi menjelaskan, setelah mengalami pertumbuhan negatif  tahun 2020, pemulihan ekonomi sudah mulai tampak di kuartal II-2021 yang tumbuh 7,07%. Pertumbuhan pada Q3-2021 memang lebih  rendah dibanding triwulan sebelumnya, yaitu 3,51% sebagai dampak terdapatnya varian baru Delta pada pertengahan 2021.

“Namun dengan dengan model ekonomi makro FDMI (FDMI Macro Economic Modelling), kita optimis tahun 2021 ekonomi tumbuh 4%. Hal ini ditunjukkan oleh beberapa indikator yang ditunjukan oleh banyak hal,” tuturnya.

Seperti pertama, terdapat trend penurunan masyarakat yang terkena covid-19, dan program vaksinasi yang makin luas diiringi kebijakan PPKM yang berhasil baik;

Kedua, semakin berkurangnya masyarakat yang terkena virus, telah mendorong naiknya ekspor dan investasi yang sudah menunjukkan tanda-tanda membaik pada Q3-2021;

Ketiga, Indeks Keyakinan Konsumen per Oktober 2021 sudah masuk dalam fase optimistis atau berada pada angka 113,4, lebih tinggi dibandingkan 95,5 pada September 2021;

“Untuk mencapai semua itu perlu pengelolaan dan perbaikan di berbagai bidang yakni politik, ekonomi, sosial, budaya , pertahanan serta kebaruan dan kemajuan teknologi sebagai suatu sarana. Tetapi untuk mencapai semua asset terbesar bangsa kita sebagai “driver” utama adalah sumber daya manusia.  Pengelolaan sumber daya manusia untuk menciptakan manusia yang  unggul dengan pemimpin yang unggul,” papar Dr. Pandu.

Akan tetapi ada beberapa tantangan yang dihadapi saat ini di antaranya: Revolusi Industri 5.0 dan Society 5.0, Disrupsi, Post Truth, VUCA, Pandemic covid 19, dan lainnya. Atas dasar tantangan ini lah diperlukan manusia unggul yang akan menjadi pemimpin unggul, Kepemimpinan 5.0 yang  Pancasilais dan Robbaniah.

Keberhasilan Pertumbuhan ekonomi yang berjalan parallel dengan penangan covid-19 salah satunya terlihat dari pembatasan gerak masyarakat, tidak terlepas dari peran transformasi digital  yang memaksa masyarakat untuk “melek digital”, pergerakan unit usaha masyarakat dilakukan berbasis online.

Namun, selain dampak positif dari transformasi digital, muncul juga “platform” baru , yaitu pinjaman online (PINJOL), yang sebagian besar di negara ini masih illegal.

Seperti yang diungkapkan oleh Dr. Tongam Lumban Tobing (Ketua Satgas Waspada Investasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK),  yang  melatarbelakangi maraknya pinjaman online ini adalah:

BACA JUGA:   Proyeksi Manulife Investment Management, Pasar Indonesia Masih Menarik di Paruh Dua Ini

Pertama, Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbesar keempat di dunia (setelah Tiongkok, Amerika Serikat, dan India).

Kedua, terdapat 45 juta penduduk Indonesia yang dikatagorikan sebagai kelas menengah dan diperkirakan pada tahun 2030, angka ini akan mencapai 135 juta.

Ketiga, terdapat 55 juta penduduk Indonesia yang dikatagorikan sebagai skilled workers dan diperkirakan pada tahun 2030, angka ini akan mencapai 113 juta.

Keempat, Indonesia memiliki lebih dari 50 juta UMKM, dimana sekitar 70 persen dari UMKM ini belum memiliki akses ke bank/layanan keuangan.

Kelima, pengguna internet di Indonesia mencapai 202,6 juta jiwa di Januari 2021 (meningkat 52,68% dari tahun 2019 yaitu hanya 132,7 juta jiwa penduduk).

Keenam, pengguna internet Indonesia rata-rata menghabiskan waktu 8 jam untuk mengakses internet (3 jam untuk mengakses media social).

“Dengan kondisi di atas menjadikan negara kita pasar yang strategis untuk para oknum praktisi ‘Pinjol Illegal’, dengan populasi penduduk yang tinggi angka kebutuhan peminjam yang tinggi, mudah membuat aplikasi & penawaran, kemudahan berutang serta Literasi Keuangan & Literasi Digital Rendah,” papar Tongam.

Adapun Tantangan dan Mitigasi Munculnya Pinjol Ilegal di antaranya, adalah:

Pertama, belum ada UU terkait fintech lending. Pihak yang menjalankan bisnis pinjol ilegal tidak langsung dapat ditindak pidana;

Kedua, sulit  mendeteksi pelaku: Operasional dilakukan melalui internet dan sebagian pelaku mengoperasikan dari luar negeri, pelacakan pelaku pinjol ilegal tidak mudah dilakukan;

Ketiga, efektivitas Cyber Patrol: Aplikasi pinjol ilegal yang telah ditutup oleh Kemenkominfo, dapat hadir lagi dengan nama, logo, dan ciri lainnya yang berbeda. Google telah membuat kebijakan hanya perusahaan yang mendapatkan izin OJK yang bisa mengunggah aplikasi di Play Store.

Keempat, Efek Jera: Tindakan tegas Kepolisian RI dengan menangkap pelaku pinjol ilegal diharapkan dapat memberikan efek jera. Beberapa tahun lalu, telah dilakukan penangkapan pelaku pinjol ilegal, namun belum memberikan efek jera, sehingga banyak pelaku berani beroperasi.

FOTO: SS TopBusiness

Tags: ekonomi indonesiaFDMIforum doktor multidisiplinIndonesia Emas
Previous Post

Ekonomi Membaik, Ada Optimis Baru Investasi

Next Post

FDMI Sebut Pertumbuhan Ekonomi dapat Didorong oleh Kebijakan Nasional yang Tepat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR