TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Hutama Karya Ajak Masyarakat Tingkatkan Keselamatan Jelang Nataru 2021

Albarsyah
24 December 2021 | 15:03
rubrik: BUMN
Hutama Karya Ajak Masyarakat Tingkatkan Keselamatan Jelang Nataru 2021

Jakarta, TopBusiness – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, PT Hutama Karya (Persero)  atau Hutama Karya mengajak masyarakat meningkatkan keselamatan berkendara di sepanjang  Jakarta Outer Ring Road Seksi S (JORR-S), Akses Tanjung Priok (ATP), dan Jalan Tol Trans  Sumatera (JTTS).

Ketua Tim Satgas Nataru dan EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo,  mengatakan, peningkatan kesadaran berkendara saat Natal dan tahun Baru 2021 perlu  ditingkatkan karena di saat-saat itulah volume kendaraan mulai meningkat di sepanjang jalan  tol. 

Keselamatan berkendara sesuai dengan kampanye SETUJU – Selamat Sampai Tujuan – yang  digaungkan Hutama Karya sejak 2019 lalu. 

Tjahjo menambahkan, kesadaran berkendara dimulai dengan hal-hal kecil. “Memperhatikan  kondisi fisik saat menyetir. Bila Lelah dan mengantuk, hendaknya langsung istirahat di Rest  Area terdekat dan dilarang meneruskan perjalanan. Karena, bila sampai terjadi microsleep maka risiko kecelakaan akan tinggi,” katanya dalam keterangan resmi.

Microsleep adalah kondisi dimana orang tanpa tersadar tertidur dengan durasi singkat, biasanya  sekitar 5-10 detik saja. Walau tidur singkat, namun microsleep menjadi salah satu faktor utama kecelakaan di sepanjang jalan tol. 

Lebih lanjut, Tjahjo juga mengimbau masyarakat untuk tidak bermain ponsel saat menyetir: membalas pesan, menerima telepon, apalagi membuat konten video sambil berkendara adalah hal-hal yang sangat dilarang.  “Selain membahayakan diri sendiri, aktivitas seperti ini juga membahayakan orang lain,” tutur  Tjahjo. 

Tjahjo mengaku, belakangan ini ada masyarakat yang membuat konten video sambil menyetir  dan memacu kecepatan kendaraannya, lalu mengunggahnya di media sosial. Hal seperti ini  tidak dibenarkan sama sekali, selain tidak keren, masyarakat yang melakukan aktivitas tersebut  juga bisa kena tilang. “Karena kami sudah memasang CCTV di setiap satu kilometer di jalan tol dengan dua arah  kamera. Jadi, bila ada masyarakat yang bermain ponsel saat berkendara, polisi akan turun  tangan,” tegasnya.

BACA JUGA:   Walimatu Safar BDI Pertamina Drilling, Bekali Calon Jemaah dengan Pesan Ibadah dan Kesehatan

Pemeliharaan dan Perbaikan

Saat ini Hutama Karya tengah melakukan pemeliharaan dan perbaikan di 69 titik ruas tol.  Diantaranta yakni dari KM 50 s/d KM 59 pada Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar, KM 147  s/d KM 329 pada Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung, dan KM 23 s/d  32 pada Ruas Jakarta Outer Ring Road Seksi S (JORR_S). 

Menurut Executive Vice President (EVP) Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol (OPT)  Hutama Karya, Dwi Aryono Bayuaji, perbaikan jalan tersebut dilakukan biasanya pada pukul  22.00 s/d 05.00 WIB.

“Kami melakukan pemeliharaan jalan secara rutin, sehingga apabila ada kerusakan langsung  ditindaklanjuti terutama pada saat musim hujan seperti sekarang ini, sehingga kami meminta  pengguna jalan untuk berhati-hati pada saat melintas,” tutur Dwi.

JTTS dibangun di wilayah yang cukup unik, ada yang di atas rawa bahkan lahan gambut,  sehingga perlu penanganan ekstra dalam pemeliharaan jalannya, agar lebih maksimal dan  sesuai dengan perkerasan awal. 

“Saat ini pemeliharaan dan perbaikan jalan di JTTS masih ditangani oleh kontraktor yang  membangun. Kami berharap masyarakat juga dapat ikut memelihara jalan tol ini dengan  disiplin dalam kecepatan berkendara dan memastikan bahwa tidak melintas dengan kendaraan  yang Over Dimensi dan Over Load, karena dua hal tersebut merupakan faktor utama yang  dapat merusak perkerasan jalan ” ujar Dwi.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan bahwa pada momen Nataru ini, Hutama Karya  memprediksi lalu lintas lalu lintas di jalan tol yang dikelola Hutama Karya khususnya Jalan  Tol Trans Sumatera akan kembali meningkat. “Kami memprediksi lonjakan trafik tersebut  akan terjadi hingga 26,28 % pada tanggal 24 Desember 2021 dan untuk arus balik diprediksi  akan mengalami lonjakan hingga 34,73 % pada tanggal 2 Januari 2022.” Tutup Dwi Aryono  Bayuaji, EVP Divisi OPT Hutama Karya.

BACA JUGA:   HK Perkuat Konektivitas Pelabuhan - Industri Lewat Pembangunan New Priok Eastern Access Seksi 1

Hutama Karya juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar mematuhi ketentuan dan  tata tertib yang berlaku di jalan tol, salah satunya dengan menggunakan satu kartu Uang  Elektronik (UE) hanya untuk satu kendaraan serta memastikan kecukupan saldo UE sebelum  memasuki gerbang tol. Apabila pengguna jalan lupa untuk mengisi saldo UE, dapat  menggunakan aplikasi HK Toll Apps yang dimiliki oleh Hutama Karya dimana terdapat fitur  Cek Saldo UE dan juga dapat melakukan Top up saldo UE.

Previous Post

1.598 Pelaku Usaha Impor Telah Diperiksa, Ini Hasilnya

Next Post

50 Proyek Listrik PLN Telah Selesai 2021

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR