TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Krakatau Steel Penuhi Kewajiban Pembayaran Utang Rp2,7 T

Busthomi
27 December 2021 | 12:22
rubrik: Capital Market
Proyek Selesai, KRAS Optimistis Kinerja 2019 Membaik

FOTO: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk pada hari Jumat, 24 Desember 2021, dengan dukungan semua pihak telah memenuhi kewajiban penyelesaian utang Tranche B sebesar Rp2,7 triliun.

Sehingga Krakatau Steel dapat menyelesaikan fasilitas Working Capital Bridging Loan (WCBL) yang sebesar US$ 200 juta kepada tiga bank milik pemerintah yaitu PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

“Sesuai dengan perjanjian kredit restrukturisasi, Krakatau Steel telah melakukan pembayaran atas outstanding fasilitas kredit yang sebesar US$ 200 juta yang jatuh tempo pada bulan Desember 2021,” jelas Direktur Keuangan Krakatau Steel Tardi, Senin (27/12/2021).

Pasca penandatanganan perjanjian restrukturisasi di bulan Januari 2020, Krakatau Steel telah membayar utang sebesar US$ 30,4 juta (Rp437 miliar) yang terdiri dari utang Tranche A hasil kesepakatan restrukturisasi utang sebesar US$ 17,4 juta (Rp250 miliar) dan cicilan utang kepada Commerzbank US$ 13 juta (Rp187 miliar). Sehingga di tahun 2021 Krakatau Steel telah membayar utang sebesar Rp3,2 triliun.

“Sumber pembayaran utang ini diperoleh dari internal cashflow perusahaan atas hasil kinerja Krakatau Steel yang semakin membaik pasca restrukturisasi,” tambah Tardi.

Lebih lanjut Tardi menuturkan, dengan semua upaya yang telah dilakukan oleh manajemen selama ini dan dengan dukungan Kementerian BUMN, maka kinerja Krakatau Steel ke depan akan semakin baik.

FOTO: Istimewa

BACA JUGA:   BI Rate Bertahan di 7,5 persen
Tags: industri bajaKarakatu SteelPembayaran utang
Previous Post

Aliri Listrik di Dua Desa Terpencil di Kalbar, PLN Kucurkan Investasi Rp4 Miliar

Next Post

Survey MarkPlus: 100% Instansi Pemerintah Alami Korupsi Pengadaan Barang dan Jasa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR