TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Trafik Penumpang Periode Nataru Diproyeksi Garuda bakal Positif

Busthomi
29 December 2021 | 13:03
rubrik: Business Info
Soal Kegagalan Mesin Pesawat, Garuda Pastikan Armada B777-300ER Laik Terbang

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Maskapai penerbangan nasional PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memproyeksikan trafik penumpang tumbuh positif hingga 27% pada periode Natal dan Tahun Baru di bulan Desember 2021 ini jika dibandingkan dengan periode yang sama pada bulan November 2021 lalu.

Peningkatan trafik penumpang tersebut sejalan dengan tren masyarakat yang memanfaatkan momen akhir tahun untuk melakukan perjalanan bersama keluarga sejalan dengan relaksasi kebijakan mobilitas masyarakat pada periode Nataru tahun ini.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan bahwa proyeksi pertumbuhan positif trafik penumpang pada periode akhir tahun ini tentunya menjadi optimisme tersendiri bagi Garuda Indonesia di tengah dampak penurunan trafik penumpang sepanjang masa pandemi.

Sebagai entitas bisnis yang turut mengandalkan mobilitas penumpang maupun barang sebagai lini pendapatan utama, tentunya proyeksi ini menjadi sinyal positif tersendiri atas upaya percepatan pemulihan kinerja Garuda ke depannya.

“Proyeksi peningkat trafik penumpang di penghujung tahun ini menjadi momentum penting bagi Garuda untuk terus mengakselerasikan langkah pemulihan ekosistem bisnis penerbangan yang bersama-sama turut diselaraskan dengan langkah pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi daerah,” kata Irfan, dalam keterangannya, dikutip Rabu (29/12/2021).

“Hal ini sejalan dengan komitmen kami sebagai national flag carrier untuk terus berperan aktif sebagai satu kesatuan ekosistem industri strategis nasional, guna memastikan langkah perbaikan kinerja Garuda berjalan secara berkesinambungan dengan upaya pemulihan sektor sektor pariwisata nasional dan ekonomi daerah,” paparnya.

“Walaupun proyeksi pertumbuhan penumpang tersebut belum menunjukan pertumbuhan signifikan jika dibandingkan dengan peningkatan pergerakan penumpang periode akhir tahun di masa sebelum pandemi, kami melihat tren positif ini menjadi basis penting dalam merefleksikan kesiapan masyarakat untuk terus beradaptasi dalam melalukan perjalanan di era kenormalan baru ini dengan memastikan konsistensi penerapan protokol kesehatan berjalan optimal,” papar Irfan.

Lebih jauh ditegaskan, hal ini juga selaras dengan hasil survey internal yang dilakukan perseroan pada bulan Oktober lalu dimana 68% penumpang menyatakan akan mulai melaksanakan perjalanan dalam 3 bulan ke depan yaitu pada bulan November, Desember dan Januari.

BACA JUGA:   Juli: Uang Beredar Naik ke Rp 5.937 Triliun

“Tentunya kenaikan trafik penumpang tersebut terus kami selaraskan dengan berbagai langkah preventif guna memastikan konsistensi penerapan protocol kesehatan berjalan optimal pada seluruh lini operasional, selain tentunya memastikan aspek safety, service dan security operasional penerbangan berjalan optimal,” kata Irfan.

Kondisi tersebut dengan didukung oleh stakeholder terkait, termasuk memastikan konsistensi tingkat ketepatan waktu penerbangan tetap terjaga, dimana rata-rata tingkat ketepatan waktu penerbangan Garuda pada periode nataru hingga saat ini berhasil menyentuh kisaran 85%.

Di tengah sinyal positif proyeksi peningkatan trafik penumpang pada momentum akhir tahun ini, tentunya Garuda meyakini konsistensi penerapan prokes dan tata laksana penanganan pandemi tetaplah menjadi prioritas bersama yang harus senantiasa dikedepankan dengan memastikan seluruh pemangku kepentingan untuk beradaptasi dengan berbagai upaya penanganan pandemi di era kenormalan baru.

“Oleh karenanya, kesiapan infrastruktur terhadap upaya penegakan prokes terus kami optimalkan bersama stakeholder terkait, guna memastikan komitmen menghadirkan layanan penerbangan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat senantiasa terjaga,” tutup Irfan.

FOTO: Istimewa
Tags: garuda indonesiaLibur nataru 2022penumpang pesawat
Previous Post

Sepanjang 2021, Penyerapan Beras Bulog Tembus 1,2 Juta Ton

Next Post

Jelang Tahun Baru 2022, Stok LPG Nasional Aman dan Pertamina Siaga 24 Jam

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR