TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Juli: Uang Beredar Naik ke Rp 5.937 Triliun

Achmad Adhito
30 August 2019 | 10:31
rubrik: Business Info, Ekonomi
BUMN Konstruksi Ini  Setor Rp 745 Miliar ke Bisnis Listrik

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tumbuh meningkat pada Juli 2019.

Posisi M2 pada Juli 2019 tercatat Rp5.937,5 triliun atau meningkat 7,8% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,9% (yoy). Hal ini dijelaskan Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko, dalam keterangan pers di Jakarta pagi ini.

Dijelaskan, akselerasi M2 bersumber dari pertumbuhan komponen uang beredar dalam arti sempit (M1) serta uang kuasi. M1 tumbuh meningkat, dari 4,9% (yoy) pada Juni 2019 menjadi 7,4% (yoy) pada Juli 2019, baik dari komponen uang kartal maupun giro Rupiah.

Komponen uang kuasi juga tumbuh meningkat, dari 7,7% (yoy) pada Juni 2019 menjadi 7,9% (yoy) pada Juli 2019. Itu ditopang stabilnya pertumbuhan tabungan dan simpanan berjangka serta meningkatnya pertumbuhan giro valuta asing (valas).

Berdasarkan faktor yang memengaruhi, peningkatan pertumbuhan M2 terutama disebabkan oleh aktiva luar negeri bersih.

Aktiva luar negeri bersih tumbuh 1,5% (yoy) pada Juli 2019, setelah pada bulan sebelumnya mengalami kontraksi sebesar -2,2% (yoy).

Sementara itu, aktiva dalam negeri bersih masih tumbuh tinggi sebesar 10,1% (yoy) meskipun tidak setinggi pertumbuhan bulan sebelumnya 10,3% (yoy).

Operasi keuangan pemerintah masih mengalami kontraksi sebesar -8,1% (yoy), membaik dibandingkan kontraksi bulan sebelumnya sebesar -10,4% (yoy), yang bersumber dari peningkatan tagihan kepada pemerintah pusat (pempus).

Selain itu, penyaluran kredit pada Juli 2019 tumbuh 9,7% (yoy), tidak setinggi pertumbuhan pada Juni 2019 sebesar 9,9% (yoy).

“Sementara itu, pertumbuhan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh meningkat 7,9% (yoy) pada Juli 2019, dibandingkan dengan pertumbuhan Juni 2019 sebesar 7,2% (yoy) terutama ditopang meningkatnya pertumbuhan giro,” kata Onny.

BACA JUGA:   Jumlah Uang Beredar Naik di Awal 2018

(Adhito)

Tags: bank indonesiauang beredar
Previous Post

Dirut BEI: IBIA Pacu Emiten Tingkatkan GCG

Next Post

Dimonitor BEI, Saham SKYB Turun Harga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR