TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

Agus Haryanto
3 January 2022 | 07:14
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Pada pembukaan perdagangan awal tahun 2022, indeks harga saham gabungan atau IHSG hingga sesi penutupan diproyeksikan masih akan melanjutkan pelemahan.

Samuel Research Team dalam publikasinya hari ini, di Jakarta, melalui website Samuel.co.id, menyebut bahwa Minim Sentimen Global dan Regional, IHSG Diperkirakan Sideways.

Bursa AS pada penutupan Jumat pekan lalu (31/12) bergerak melemah. DJIA -0,2%, diikuti S&P 500 0,3%, dan Nasdaq 0,6%.
Beberapa rilis data yang diperhatikan investor AS pada pekan ini adalah data purchasing PMI, risalah rapat FOMC, trade balance, dan unemployment rate.

Pasar komoditas terpantau bergerak mixed, harga minyak melemah 2,3% ke level USD 75,2/bbl, batubara -0,1% ke level USD 145.l,7/ton, sedangkan nikel menguat 1,2% ke level USD 20.829/ton, dan emas terpantau meningkat 0,8% di level USD 1.829/toz.

Bursa Asia ditutup cenderung menguat pada akhir pekan lalu (31/12):. Hang Seng +1,2% dan Shanghai 0,6% sedangkan Kospi dan Nikkei closed.

Indeks EIDO ditutup melemah 0,2% dan IHSG 0,3% pada perdagangan Kamis lalu (30/12) ke level 6.582, dengan net sell asing di pasar reguler sebesar Rp223,8 miliar dan net sell asing di pasar negosiasi sebesar Rp80,2 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp90,0 miliar), MTEL (Rp 74,1 miliar), dan ADRO (Rp38,6 miliar). Sementara itu, angka net buy asing tertinggi dicatatkan oleh EMTK (Rp63,4 miliar), BEBS (Rp59,4 miliar), dan MDKA (Rp54,2 miliar). Top leading movers adalah DCII, BBRI dan BEBS, sedangkan ARTO, TLKM, dan BMRI menjadi top lagging movers.

Terjadi penambahan 174 kasus baru COVID-19 kemarin dengan positive rate sebesar 0,1% (recovery rate: 96,5%, kasus aktif: 4.382).

BACA JUGA:   Bearish IHSG bisa Berlanjut, Soroti 6 Saham Ini

Pagi ini Kospi dan Nikkei closed. “Kami memperkirakan IHSG cenderung sideways hari ini dengan minimnya sentimen dari bursa global dan regional,” demikian tertulis.

Previous Post

Bank Banten Optimistis bisa Gaet Nasabah dari Masyarakat Baduy

Next Post

Erick Tohir Buka Banjar Creative Space, Ini Cara Berdayakan Masyarakat Adat Bali

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR