TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BUMN Gelar Operasi Pasar Tambahan untuk Minyak Goreng

Albarsyah
10 January 2022 | 07:50
rubrik: BUMN
BUMN Gelar Operasi Pasar Tambahan untuk Minyak Goreng

Jakarta, TopBusiness  – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, meninjau operasi pasar tambahan yang dilakukan PPTN di Kuala Tanjung, Sumatera Utara, Sabtu (8/1).

Erick menyebut operasi pasar ini dilakukan sesuai  arahan Presiden Joko Widodo yang menargetkan 1,2 miliar liter minyak goreng.

“Sesuai yang sudah diarahkan Bapak Presiden makanya Kementerian BUMN dan PTPN melakukan operasi pasar tambahan yang di mana dari target 1,2 miliar liter, kita juga akan kontribusi sebagian dari itu, tapi produk mereknya berbeda nanti,” ujar Erick kepada TopBusiness.id.

Kata Erick, anak usaha Holding Perkebunan, PT Industri Nabati Lestari (INL), tengah mengembangkan produksi turunan CPO. Erick menyampaikan kemasan sederhana INL ini baru dikembangkan saat harga minyak melambung tahun lalu.  “Kita pakai brand INL karena ini khusus brand ekonomis (value for money),” ungkap Erick

Erick menyebut harga minyak INL sesuai harapan pemerintah yakni Rp 14 ribu per liter yang tersedia dalam dua kemasan yakni 450 ml dan 900 ml. 

Erick menyebut BUMN harus memanfaatkan momentum dengan mulai mengenalkan kemasan sederhana khusus untuk pasar tradisional dengan brand INL. “Untuk sementara akan beredar wilayah Medan dan Sumut dulu,” ucap Erick.

Erick menyebut mulai Januari 2022, BUMN telah memiliki tiga produk minyak dengan segmentasi berbeda yakni Nusakita 100 persen price index dari market leader (bimoli), Salvaco (92-95 persen price index bimoli), dan kemasan sederhana INL 88 sampai 90 persen price index market leader / bimoli). “Kapasitas mesin pengemas baru mulai kita investasi tahun ini dan akan berkembang terus sampai 2023,” kata Erick.

BACA JUGA:   Hutama Karya Serahkan Bantuan Pembangunan Akses Jalan Desa di Bekasi
Previous Post

Wamen Pahala Ajak BUMN Muda Holding Pangan Majukan Sektor Pangan

Next Post

Penandatanganan Akta Inbreng Holding BUMN Pangan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR