TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penandatanganan Akta Inbreng Holding BUMN Pangan

Albarsyah
10 January 2022 | 08:10
rubrik: BUMN
Penandatanganan Akta Inbreng  Holding BUMN Pangan

Jakarta, TopBusiness  –  Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) resmi mengalihkan saham lima BUMN Pangan diantaranya PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang  Seri, PT Perikanan Indonesia, PT Berdikari dan PT Garam kepada PT Rajawali Nusantara  Indonesia (Persero) atau RNI sebagai induk Holding BUMN Pangan. 

Hal ini menandai resmi terbentuknya Holding BUMN Pangan dengan dilakukan  penandatanganan Akta Inbreng saham Pemerintah antara RNI dan kelima BUMN Pangan  yang terselenggara pada hari Jumat, 7 Januari 2022, pasca sebelumnya telah mendapatkan  restu dari Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 118 Tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke dalam modal saham PT RNI (Persero), serta dilengkapi dengan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 555/KMK.06/2021 tentang Penetapan Nilai Penyertaan Modal Negara RI ke dalam Modal Saham PT RNI (Persero) yang juga telah ditandatangani oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani. 

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan pembentukan Holding BUMN  menciptakan nilai tambah, efisiensi, penguatan supply chain, hingga inovasi bisnis model.  Adanya holding BUMN Pangan juga menjadi prioritas utama dalam transformasi industri  pangan mengingat Indonesia sebagai negara agraris.  

Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury mengatakan Penandatanganan Akta  Inbreng merupakan momentum bersejarah mengingat terdiri atas penggabungan BUMN–BUMN Pangan menjadi satu holding BUMN Pangan. 

Wamen Pahala menambahkan terbentuknya Holding BUMN Pangan ini juga sesuai keinginan Presiden Joko Widodo bahwa Indonesia membutuhkan sebuah BUMN pangan yang kuat melalui kemandirian pangan untuk  merealisasikan visi Indonesia 2045, khususnya pada sektor pangan untuk peningkatan ketahanan pangan nasional.  

“Dengan terbentuknya Holding BUMN Pangan diharapkan akan memperkuat sektor pangan  secara keseluruhan dengan menggabungkan kekuatan secara bersama–sama, melalui  upaya-upaya strategis juga dilakukan mulai dari meningkatkan kapasitas produksi, perluasan  akses market dan jaringan distribusi pangan. Melalui Holding BUMN Pangan juga dapat  mengoptimalkan aset yang potensial, mengandalkan supply chain serta penerapan teknologi  dan digitalisasi bisnis,” jelas Pahala pada sambutan penandatanganan Akta Inbreng.  

BACA JUGA:   Erick: BUMN Ingin Jaga Keselamatan Generasi Muda Jatim

Wamen Pahala juga menyebut bahwa melalui holding BUMN Pangan, selain memiliki peran  untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional juga fokus pada ekosistem pangan dan  tentunya untuk meningkatkan inklusivitas petani, peternak dan nelayan. 

“Melalui Holding BUMN Pangan, banyak yang dapat dilakukan melalui kemitraan dengan  petani, peternak dan nelayan, dan sesuai arahan Menteri BUMN untuk fokus pada  peningkatan bisnis melalui program percepatan untuk mendukung performance Holding  BUMN Pangan.”Jelasnya.  

Direktur Utama PT RNI (Persero), Arief Prasetyo Adi menambahkan penandatanganan Akta  Inbreng ini merupakan tonggak sejarah bagi RNI sebagai induk Holding BUMN Pangan, mengingat proses yang dinamika panjang mulai pemerseroan salah satu anggota holding,  permergeran, proses inbreng dan hari ini dibuktikan dapat terwujud terbentuknya holding  pangan.  

“Hari ini, Jumat, 7 Januari 2022 telah sah lahirnya Holding BUMN Pangan. Meski baru  dilahirkan, Holding ini terbentuk atas kekuatan sektor Pertanian, sektor Perikanan, sektor  Peternakan, garam dan Perdagangan logistik. Dihari yang baik ini menjadi pengiring langkah  awal Holding BUMN Pangan untuk mewujudkan tiga objektifnya yaitu mendukung ketahanan pangan nasional, inklusivitas petani peternak dan nelayan hingga menjadi  perusahaan pangan berkelas dunia,” jelas Arief pada kesempatan penandatanganan Akta  Inbreng 

Arief melanjutkan bahwa dalam waktu dekat di awal tahun 2022 ini, Holding BUMN Pangan  juga akan launching brand nama dan logo baru Holding BUMN Pangan yang diagendakan  akan dilakukan launching bersama Menteri BUMN Erick Thohir pada waktu mendatang. 

Penandatanganan Akta Inbreng Holding BUMN Pangan disaksikan seluruh jajaran Komisaris,  Direksi dan karyawan 5 BUMN Pangan serta 11 Anak Perusahaan RNI Group diantaranya  Rajawali Nusindo, PT PG Rajawali I, PT PG Rajawali II, PTP Mitra Ogan, PT PG Candi Baru,  PT Mitra Kerinci, PT Laras Astra Kartika, PT Mitra Rajawali Banjaran, PT Rajawali Tanjungsari  Enjiring, PT Rajawali Citramass, PT GIEB Indonesia. 

Previous Post

BUMN Gelar Operasi Pasar Tambahan untuk Minyak Goreng

Next Post

Berikut, 3 Saham Disarankan Hari Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR