TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bursa Regional Pengaruhi Pergerakan IHSG Hari Ini

Agus Haryanto
14 January 2022 | 07:31
rubrik: Capital Market
FOTO2 BURSA EFEK

Ilustrasi harga saham di Bursa Efek Indonesia. FOTO: Rendy MR/TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (14/01/2022) akhir pekan ini, besar kemungkinan terkontraksi, sebab mengikuti gerak regional.

Dalam laman samuel.co.id, tim riset harian Samuel Sekuritas Indonesia, di Jakarta, mengambil judul IHSG Berpotensi Bergerak Melemah Hari Ini.

Bursa saham AS ditutup melemah, Dow Jones -0,49%, diikuti S&P500 1,42% dan Nasdaq 2,51% sebagai akibat dari saham-saham teknologi dan laporan inflasi menunjukkan kenaikan harga yang tinggi secara historis, tetapi tidak seburuk yang ditakuti beberapa ekonom. Klaim pengangguran awal yang berakhir pada 8 Januari naik menjadi 230 ribu dari 207 ribu dibandingkan pekan sebelumnya.

Pasar komoditas bergerak beragam. Minyak WTI melemah ke level USD 82,12/barel (0,6%), kemudian emas (0,3%) ke USD 1.821/toz, sementara nikel menguat ke level (USD 22.196/ton, 0,8%), diikuti CPO (1,7%) ke level MYR 5.233/ton, timah (2,4%) hingga USD 41.402/ton, dan batubara di level USD 189/ton (9,6%).

Bursa Asia ditutup variatif yang menang melemah Kamis (13/01), Shanghai -1,17%, Nikkei 0,96%, Kospi 0,35%, sedangkan Hang Seng menguat 0,11%. IHSG ditutup menguat 0,16% ke level 6.658. Total total net foreign buy sebesar Rp 587,4 miliar. Pada pasar regular, mencatatkan net buy sebesar Rp 571 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy Rp 16,4 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan BBCA (Rp 153,6 miliar), BBRI (Rp 139,4 miliar), dan ADRO (Rp 89,6 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak ARTO (Rp 78 miliar), TBIG (Rp 25,5 miliar), dan BUKA (Rp 20,5 miliar). Top leading mover emiten TLKM, BBRI, SMMA, sementara top lagging mover emiten EMTK, ARTO, BBHI.

BACA JUGA:   Suspensi SIPD di Pasar Reguler dan Tunai Dibuka

Update kasus Covid-19 di Indonesia ada penambahan 793 kasus baru Kamis (13/01), bertambah 22,8% dibanding hari sebelumnya, dengan angka harian positif kini 0,4% dan 7.388 kasus aktif. Sementara itu, 385 orang dinyatakan sembuh pada hari yang sama dan recovery rate sebesar 96,5%.

Pasar regional pagi ini dibuka melemah, Nikkei dibuka -0,85% dan Kospi 0,83%. “Kami memperkirakan IHSG cenderung melemah hari ini, seiring melemahnya bursa global dan regional,” demikian tertulis.


Foto: Rendy MR

Previous Post

Indeks Terkunci Naik

Next Post

Presiden: Holding BUMN Pariwisata Jadi Momentum Transformasi Ekosistem Pariwisata

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR