Jakarta, TopBusiness—Sebagian besar perusahaan manufaktur diprediksi akan menjadi setidaknya 80 persen otomatis dalam kurun waktu 10 tahun, dengan banyak yang berharap untuk melihat setidaknya dua kali lipat peningkatan penggunaan berbagai perangkat yang mendukung ICT dalam lima tahun ke depan.
Perangkat tersebut meliputi: software AI, video recognition, augmented and virtual reality, kendaraan berpemandu otomatis (Automated Guided Vehicles/AGVs), dan exoskeletons.
Hal itu dijelaskan dalam The Rise of the Smarter, Swifter, Safer Production Employee, laporan edisi kedua dari seri laporan Ericsson IndustryLab Future of Enterprises, yang ringkasannya diterima sore ini oleh redaksi Majalah TopBusiness.
Laporan itu memprediksi transformasi yang tersebar luas di perusahaan manufaktur dalam beberapa tahun mendatang, termasuk peningkatan pesat pada alat produksi yang mendukung teknologi informasi dan komunikasi (TIK) seperti augmented reality, exoskeleton, dan remote control.
Laporan tersebut juga memperkirakan sistem pengaturan pabrik baru, termasuk manufacturing-as-a-service (MaaS) dan pabrik pop-up.
