TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Komentar Menperin tentang Perpanjangan Insentif Pajak Mobil

Achmad Adhito
19 January 2022 | 09:56
rubrik: Ekonomi
FOTO – Omzet Pedagang Onderdil Mobil Turun

Perdagangan Onderdil Mobil di MBintaro, Tangsel (Foto: Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness—Menteri Perindustrian RI (Menperin) Agus G. Kartasasmita menjelaskan, perpanjangan insentif PPnBM DTP untuk kendaraan LCGC dan mobil di bawah Rp250 juta, akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan penjualan mobil produksi dalam negeri.

“Hal ini karena kendaraan penumpang di bawah Rp250 juta merupakan segmen andalan industri otomotif nasional yang perlu terus dikembangkan,” kata menteri tersebut secara tertulis padanya kemarinnya malamnya.

Dia mengatakan, produk dengan segmen tersebut mendominasi pangsa pasar atau sesuai dengan daya beli masyarakat, yaitu sebesar lebih dari 60%. Juga memiliki rata-rata kandungan lokal yang tinggi, sehingga berpeluang menjadi basis ekspor untuk negara-negara berkembang.

Di samping itu, perpanjangan insentif PPnBM DTP, meskipun tidak sebesar tahun, kemarin akan mampu mengurangi shock penjualan kendaraan penumpang di masyarakat akibat kenaikan harga OTR yang sangat tinggi.

Hal ini disebabkan tarif PPnBM segmen kendaraan penumpang kurang dari 10 orang berdasarkan PP 73/2019 sebesar 15% yang sebelumnya sebesar 10% berdasarkan PP 41/2013.

“Segmen LCGC dan mobil di bawah Rp250 juta sangat sensitif terhadap harga (price sensitive) sehingga sebelum adanya kepastian perpanjangan insentif PPnBM DTP ini masyarakat lebih memilih wait and see yang menyebabkan penurunan purchase order dalam beberapa minggu terakhir,” terangnya.

BACA JUGA:   Kasus Raja Ampat, Trader Global Soroti Soal ESG dan Dampak ke Pasar Nikel Dunia
Tags: agus kartasasmitainsentif pajak mobil
Previous Post

IHSG Minus di Pembukaan Perdagangan

Next Post

Induk Usaha Indomaret akan Punya Direktur Baru

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR