TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Punya Sederet Keberhasilan, Bank Daerah Karanganyar Jadi Finalis TOP BUMD Awards 2022

Editor
15 February 2022 | 20:39
rubrik: BUMD, Event
Punya Sederet Keberhasilan, Bank Daerah Karanganyar Jadi Finalis TOP BUMD Awards 2022

Jakarta, TopBusiness – BPR Bank Daerah Karanganyar (Bank Daerah Karanganyar) kembali terpilih sebagai Finalis ajang TOP BUMD Awards 2022 yang diselenggarakan majalah Top Business. Bank Daerah Karanganyar telah mengikuti Tahapan Penjurian ajang tersebut secara daring pada Senin (14/2/2022).

Tahun lalu dalam ajang serupa, bank daerah ini meraih tiga penghargaan yaitu TOP BUMD 2021 Level Bintang 4; TOP CEO BUMD 2021 untuk Haryono selalu Direktur Utama; dan TOP Pembina BUMD 2021 untuk Juliyatmono selaku Bupati Kab. Karanganyar.

Dalam sesi presentasi TOP BUMD Awards 2022 disampaikan materi bertajuk “Kunci Sukses Pengelolaan BUMD, Kunci Keberhasilan Kinerja PT. BPR Bank Daerah Karanganyar (Perseroda)”, yang dibawakan langsung Haryono, S.E, M.M., selaku Direktur Utama.

Didampingi jajaran manajemen, kepada dewan juri, ia pun memaparkan sejumlah keberhasilan kinerja bank yang dipimpinnya. 

“Untuk tingkat kesehatan bank tahun 2021, berdasarkan ketentuan OJK yaitu CAMEL (Capital adequacy, Assest quality, Management, Earning, Liquidity) tercatat 93,61 dan meraih predikat Sehat,” ungkap Haryono.

Survei Kepuasan Pelanggan

Ia menuturkan, “Kami melakukan survei terhadap nasabah dengan secara langsung dan aktif mengunjungi nasabah. Itu kami lakukan bersamaan melakukan monitoring pasca pencairan kredit (30 hari setelah pencairan, maksimum 60 hari setelah pencairan).” 

“Tujuannya untuk memastikan tidak adanya side streaming dan fraud atas pencairan tersebut sekaligus melakukan survei kepuasan pelanggan.”

“Selain itu, kami juga menyediakan kotak saran dan kritik di tempat layanan bank,” tambahnya

Manajemen dan Tata Kelola

Lebih lanjut diutarakannya bahwa pihaknya melakukan assessment karyawan bekerja sama dengan dari lembaga profesional dan melakukan mapping karyawan. Juga membuat analisa kebutuhan karyawan agar tidak ada rangkap jabatan yang akan menyebabkan resiko fraud tinggi. 

BACA JUGA:   Kinerja Mentereng di 2025, Bank Kalsel Bangun Mesin Pertumbuhan dari Human Capital dan Digital Banking

“Kemudian merubah struktur organisasi untuk mengantisipasi perangkapan jabatan baik di kantor pusat, cabang Jatipuro maupun di setiap kantor kas. Ini pun untuk memitigasi resiko fraud yang beresiko menimbulkan kerugian bisnis. “Kami menjalankan fungsi maker, checker, approval dengan harapan meminimalisir resiko terjadinya fraud,” tegas Haryono.

Yang tidak kalah penting, Bank Daerah Karanganyar terus meningkatkan kompetensi karyawan, direksi dan komisaris   dengan mengikuti beberapa pelatihan peningkatan Kompetensi SDM yang dilaksanakan oleh Perbarindo maupun Perbamida. 

“Bahkan 23 karyawan kami, telah lulus uji kompetensi Certificate Direktur D1 dan Direktur D2. Serta, mengikuti pelatihan tentang Taat Hukum & Hindari Hukuman dari kejaksaan setempat,” ujar Haryono.

Ditambahnya, kinerja karyawan secara kualitatif dan kuantitatif diukur dengan Key Performance Index. “Setiap awal bulan, kami evaluasi kinerja setiap karyawan dengan pemberian rewards & punishment.”

“Kami pun telah membentuk Komite Penanganan Pelanggaran (KPP) terhadap karyawan yang melanggar peraturan agar tidak ada karyawan melakukan fraud. Telah dibuat jenis-jenis pelanggaran berikut sanksinya dari surat teguran, SP1, SP2, SP3, dan PHK agar memberikan efek jera kepada karyawan melakukan pelanggaran berulang maupun pelanggaran berat,” terang Haryono. 

Inovasi

Kepada dewan juri, Haryono memaparkan sejumlah inovasi yang telah dijalankan sehingga mendukung keberhasilan kinerja Bank Daerah Karanganyar.

Pertama, pengembangan Website BPR menjadi lebih menarik, informatif dan komunikatif dengan berbagai informasi terkini menampilkan laporan hasil kinerja, penghargaan yang diperoleh, kantor-kantor BPR, Produk-produk bank terkini dan Karyawan BPR serta menampilkan video-video promosi dan kegiatan BPR.

Kedua, adanya dukungan TI terhadap proses operasional dan bisnis bank dengan pengembangan fitur-fitur dan daya dukung core banking system terhadap proses kerja sehingga memberikan efisiensi dan efektifitas. 

BACA JUGA:   Bank DKI Salurkan Kredit ke Jaya Ancol Rp 1,24 Triliun

“Setiap unit kerja wajib menggunakan TI dalam proses kerja dan menarik data melalui sistem informasi manajemen (SIM) untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen bank dalam merencanakan penetrasi TI dalam proses operasional,” ujar Haryono.

Ketiga, rutin meningkatkan dan meng-update aplikasi dan infrastruktur bank untuk mendukung kebutuhan bisnis dan kebutuhan laporan-laporan kepada internal, eksternal maupun otoritas.

Keempat, membangun server yang kuat dan dilengkapi dengan DRC serta backup yang memadai, baik dalam bentuk backup server dan data, yang secara otomatis bisa digunakan tanpa mengganggu pelayanan terhadap nasabah.

“Dengan adanya peningkatan standarisasi keamanan ruang server diharapkan akan meminimalisir terjadinya kegagalan sistem dan mempercepat proses data,” jelas Haryono.

Kelima, meluncurkan Program Satu Pelajar Satu Rekening (KEJAR) melalui produk tabungan Simpel SiCermat sebagai salah satu rekomendasi dari OJK untuk segmen seluruh pelajar khususnya di Kabupaten Karanganyar. 

“SiCermat dengan minimal pembukaan rekening tabungan sebesar Rp 20.000,- dan bebas biaya administrasi setiap bulan. Hingga saat ini, siswa yang telah bermitra dengan Bank Daerah Karanganyar: 12 SMK (2.192 rekening), 7 SMA (1.453 rekening), 50 SMP (17.416 rekening), 143 SD (10.468 rekening), 8 MI (1.049 rekening), 14 TK (539 rekening), 3 PAUD (27 rekening),” terang Dirut Haryono.

Strategi di Masa Kenormalan Baru

Lebih lanjut, ia pun menguraikan terkait strategi atau layanan untuk mendukung bisnis Bank Daerah Karanganyar di masa Kenormalan Baru, yang sejalan dengan peraturan OJK.

“Penurunan suku bunga kredit untuk nasabah eksis atau nasabah baru dengan harapan mampu meningkatkan perkembangan usahanya dimasa pandemi dengan angsuran yang lebih ringan.”

“Pemberian relaksasi kepada debitur eksis yang masih mampu bertahan dimasa pandemi sampai dengan 31 Maret 2023 sesuai dengan POJK 17/2021. Tujuannya, memberikan waktu kepada debitur untuk dapat melakukan recovery usahanya.”

BACA JUGA:   Jamkrida NTB Bersaing Catatkan Kinerja Gemilang Sepanjang Tahun 2022

“Ditengah keterbatasan melayani masyarakat akibat pandemi, kami gencar melakukan jemput bola dan melakukan pembinaan untuk mendukung permodalan UMKM serta melakukan pendampingan manajemen kepada debitur dan calon debitur.”

“Pengembangan dan inovasi produk baik simpanan maupn kredit dan gencar melakukan promosi media sosial.”

“Mempercepat layanan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan melayani sepenuh hati lewat program Angkat Telepon Moro serta Cepet Nggak Ribet.”

“Dalam waktu dekat akan menambah layanan Kantor Kas sampai ke desa desa, terutama yang telah berjalan atau berinvestasi menjalankan Bumdesnya/Balkondes,” kata Haryono.

Kontribusi BUMD Terhadap Pemda & Pembangunan Daerah

Terkait salah satu misi Bank Daerah Karanganyar yaitu menambah Pendapatan Asli Daerah, Dirut Haryono mengungkapkan, “Setoran PAD kami di tahun 2022 atas kinerja tahun 2021 sebesar Rp. 2,676  Milyar. Jumlah itu melebihi target yang diberikan sebesar Rp. 2,625 Milyar. Kemudian, kami memberikan kontribusi pajak sebesar Rp 1,8 Milyar.”

“Bukan hanya itu, kami pun ikut berperan dan mendukung seluruh kegiatan Pemerintah Daerah maupun DPRD dalam pameran-pameran UMKM, kegiatan sponsor olahraga, kesenian dan kegiatan budaya kemasyarakatan serta sebagai sponsor HUT RI di setiap kecamatan bahkan sampai dengan kelurahan. Ini karena jaringan layanan Bank Daerah Karanganyar telah ada disetiap kecamatan,” demikian disampaikan Haryono kepada Dewan Juri TOP BUMD Awards 2022.

Dalam kesempatan ini, bertindak selaku Dewan Juri yaitu Eri Sumiarso, M. Lutfi Handayani, Ben de Haan, Sofi Suryasnia, dan Prof. J. Kristiadi.

Penulis: Teguh IS

Tags: Bank Daerah KaranganyarBPR Bank Daerah KaranganyarTOP BUMD Awards 2022
Previous Post

Adopsi CSV, Taspen Berdayakan ASN Lewat Program Wirausaha Pintar

Next Post

Ini Cara Perumda Tirtauli Selesaikan Utang Lancar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR